Loading
11 PLANET dalam Solar SYSTEM {=matahari dan planetnya} ….. DALAM AL QUR’AN, “MEREKA” menyebut 9 (SEMBILAN) KENAPA?? ————————- kalau mereka menyebut 11 ….. mereka MENGAKUI “KEBENARAN” AL QUR’AN (….. al QUr’AN yang tidak mungkin dibuat NABI Muhammad SAW) …. anda masih menyebut 9 planet dalam tata surya …… mungkin termasuk juga dalam MENGINGKARI KEBENARAN (real/nyata/physic) DAN KEBENARAN DARI AL QUR’AN ————————————- Yusuf:4 ﴿ ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas PLANET كَوْكَبً, matahari وَٱلشَّمْسَ dan bulan وَٱلْقَمَرَ; kulihat semuanya sujud kepadaku”. ———————————– Planet (kawkabun/bersifat memantulkan sinar), …. jelas beda antara planet, bintang (sun/star), dan bulan (moon) …. dari materi dan sifatnya …… yang tidak paham itu UMATNYA ———————- Bagaimana mungkin nabi Yúsuf AS atau nabi Muhammad SAW mengetahui bahwa mereka adalah planet, bukan bintang seperti matahari (syamsun) atau satelit seperti bulan (qamarun)? [bahkan para-penterjemah Al-Qur`án yang tak memiliki pengetahuan astronomi | kosmologi hingga kini masih menterjemahkannya sebagai bintang? – lihat Al-Qur`án dan banyak terjemah Indonesia dan Inggris]. —————————————- AYAT ITU MENUNJUKKAN “KEBENARAN” Al Qur’an dan Kebohongan Dajjal (dajjal berarti pembohong) >> … saya kira ini termasuk kebohongan/fitnah Dajjal ————————————— 1. Merkurius (Mercurius | Mercury, `Utariydun). 2. Venus (Venus, Zuhrabun). 3. Bumi ( Geo | Tera | Terre | Eorthe | Ardhe | Earth, `Ardhun). 4. Mars (Mars, Mariykhun). 5. Yupiter (Jupiter, Mustariyun). 6. Saturnus (Saturnus | Saturn, Zuhalun). 7. Uranus (Uranus, `Uranusun) [1781] 8. Neptunus (Neptunus | Neptune, Nabtunun) [1846] 9. Pluto (Pluto, Plutun) [1910–1930]. 10. Eris | Xena [2003–2005] 11. Sedna [2003 | Islam dan Sains-Edy

11 PLANET dalam Solar SYSTEM {=matahari dan planetnya} ….. DALAM AL QUR’AN, “MEREKA” menyebut 9 (SEMBILAN) KENAPA?? ————————- kalau mereka menyebut 11 ….. mereka MENGAKUI “KEBENARAN” AL QUR’AN (….. al QUr’AN yang tidak mungkin dibuat NABI Muhammad SAW) …. anda masih menyebut 9 planet dalam tata surya …… mungkin termasuk juga dalam MENGINGKARI KEBENARAN (real/nyata/physic) DAN KEBENARAN DARI AL QUR’AN ————————————- Yusuf:4 ﴿ ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas PLANET كَوْكَبً, matahari وَٱلشَّمْسَ dan bulan وَٱلْقَمَرَ; kulihat semuanya sujud kepadaku”. ———————————– Planet (kawkabun/bersifat memantulkan sinar), …. jelas beda antara planet, bintang (sun/star), dan bulan (moon) …. dari materi dan sifatnya …… yang tidak paham itu UMATNYA ———————- Bagaimana mungkin nabi Yúsuf AS atau nabi Muhammad SAW mengetahui bahwa mereka adalah planet, bukan bintang seperti matahari (syamsun) atau satelit seperti bulan (qamarun)? [bahkan para-penterjemah Al-Qur`án yang tak memiliki pengetahuan astronomi | kosmologi hingga kini masih menterjemahkannya sebagai bintang? – lihat Al-Qur`án dan banyak terjemah Indonesia dan Inggris]. —————————————- AYAT ITU MENUNJUKKAN “KEBENARAN” Al Qur’an dan Kebohongan Dajjal (dajjal berarti pembohong) <<< Arab: الدجال al-dajjal “pembohong, penyamar (menutupi kebenaran)”>>>> … saya kira ini termasuk kebohongan/fitnah Dajjal ————————————— 1. Merkurius (Mercurius | Mercury, `Utariydun). 2. Venus (Venus, Zuhrabun). 3. Bumi ( Geo | Tera | Terre | Eorthe | Ardhe | Earth, `Ardhun). 4. Mars (Mars, Mariykhun). 5. Yupiter (Jupiter, Mustariyun). 6. Saturnus (Saturnus | Saturn, Zuhalun). 7. Uranus (Uranus, `Uranusun) [1781] 8. Neptunus (Neptunus | Neptune, Nabtunun) [1846] 9. Pluto (Pluto, Plutun) [1910–1930]. 10. Eris | Xena [2003–2005] 11. Sedna [2003

11 PLANET dalam Solar SYSTEM {=matahari dan planetnya} ….. DALAM AL QUR’AN, “MEREKA” menyebut 9 (SEMBILAN) KENAPA??
————————-
kalau mereka menyebut 11 ….. mereka MENGAKUI “KEBENARAN” AL QUR’AN (….. al QUr’AN yang tidak mungkin dibuat NABI Muhammad SAW) …. anda masih menyebut 9 planet dalam tata surya …… mungkin termasuk juga dalam MENGINGKARI KEBENARAN (real/nyata/physic) DAN KEBENARAN DARI AL QUR’AN
————————————-
Yusuf:4 ﴿
ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas PLANET كَوْكَبً, matahari وَٱلشَّمْسَ dan bulan وَٱلْقَمَرَ; kulihat semuanya sujud kepadaku”.
———————————–
Planet (kawkabun/bersifat memantulkan sinar), …. jelas beda antara planet, bintang (sun/star), dan bulan (moon) …. dari materi dan sifatnya …… yang tidak paham itu UMATNYA
———————-
Bagaimana mungkin nabi Yúsuf AS atau nabi Muhammad SAW mengetahui bahwa mereka adalah planet, bukan bintang seperti matahari (syamsun) atau satelit seperti bulan (qamarun)? [bahkan para-penterjemah Al-Qur`án yang tak memiliki pengetahuan astronomi | kosmologi hingga kini masih menterjemahkannya sebagai bintang? – lihat Al-Qur`án dan banyak terjemah Indonesia dan Inggris].
—————————————-
AYAT ITU MENUNJUKKAN “KEBENARAN” Al Qur’an dan Kebohongan Dajjal (dajjal berarti pembohong) <<< Arab: الدجال al-dajjal “pembohong, penyamar (menutupi kebenaran)”>>>> … saya kira ini termasuk kebohongan/fitnah Dajjal
—————————————
1. Merkurius (Mercurius | Mercury, `Utariydun).
2. Venus (Venus, Zuhrabun).
3. Bumi ( Geo | Tera | Terre | Eorthe | Ardhe | Earth, `Ardhun).
4. Mars (Mars, Mariykhun).
5. Yupiter (Jupiter, Mustariyun).
6. Saturnus (Saturnus | Saturn, Zuhalun).
7. Uranus (Uranus, `Uranusun) [1781]
8. Neptunus (Neptunus | Neptune, Nabtunun) [1846]
9. Pluto (Pluto, Plutun) [1910–1930].
10. Eris | Xena [2003–2005]
11. Sedna [2003

Views All Time
Views All Time
1327
Views Today
Views Today
1
About Edy Methek 211 Articles
sampaikanlah ... ayat-ayat Allah

5 Comments on 11 PLANET dalam Solar SYSTEM {=matahari dan planetnya} ….. DALAM AL QUR’AN, “MEREKA” menyebut 9 (SEMBILAN) KENAPA?? ————————- kalau mereka menyebut 11 ….. mereka MENGAKUI “KEBENARAN” AL QUR’AN (….. al QUr’AN yang tidak mungkin dibuat NABI Muhammad SAW) …. anda masih menyebut 9 planet dalam tata surya …… mungkin termasuk juga dalam MENGINGKARI KEBENARAN (real/nyata/physic) DAN KEBENARAN DARI AL QUR’AN ————————————- Yusuf:4 ﴿ ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas PLANET كَوْكَبً, matahari وَٱلشَّمْسَ dan bulan وَٱلْقَمَرَ; kulihat semuanya sujud kepadaku”. ———————————– Planet (kawkabun/bersifat memantulkan sinar), …. jelas beda antara planet, bintang (sun/star), dan bulan (moon) …. dari materi dan sifatnya …… yang tidak paham itu UMATNYA ———————- Bagaimana mungkin nabi Yúsuf AS atau nabi Muhammad SAW mengetahui bahwa mereka adalah planet, bukan bintang seperti matahari (syamsun) atau satelit seperti bulan (qamarun)? [bahkan para-penterjemah Al-Qur`án yang tak memiliki pengetahuan astronomi | kosmologi hingga kini masih menterjemahkannya sebagai bintang? – lihat Al-Qur`án dan banyak terjemah Indonesia dan Inggris]. —————————————- AYAT ITU MENUNJUKKAN “KEBENARAN” Al Qur’an dan Kebohongan Dajjal (dajjal berarti pembohong) <<< Arab: الدجال al-dajjal “pembohong, penyamar (menutupi kebenaran)”>>>> … saya kira ini termasuk kebohongan/fitnah Dajjal ————————————— 1. Merkurius (Mercurius | Mercury, `Utariydun). 2. Venus (Venus, Zuhrabun). 3. Bumi ( Geo | Tera | Terre | Eorthe | Ardhe | Earth, `Ardhun). 4. Mars (Mars, Mariykhun). 5. Yupiter (Jupiter, Mustariyun). 6. Saturnus (Saturnus | Saturn, Zuhalun). 7. Uranus (Uranus, `Uranusun) [1781] 8. Neptunus (Neptunus | Neptune, Nabtunun) [1846] 9. Pluto (Pluto, Plutun) [1910–1930]. 10. Eris | Xena [2003–2005] 11. Sedna [2003

  1. ayat-ayat KAUNIYAH Allah … PLANET= KAUKAB /kawakib
    ……………………..……
    …………………11 planet dalam tata surya = kebenaran ayat-ayat Allah
    ……………………..……………….
    KAUKAB {jamak KAWAKIB} adalah Benda Langit yang hanya meMANTULkan cahaya bintang/Matahari, BUKAN memiliki cahaya dari dalam dirinya= PLANET yg mengitari BINTANG/ matahari
    …………………..
    Dalam QS.12.Yusuf ayat 4 , Allah SWT menceritakan tentang mimpi Nabi Yusuf AS yang melihat Sebelas KAUKAB dan MATAHARI serta BULAN :

    إِذْ قَالَ يُوسُفُ لِأَبِيهِ يَا أَبَتِ إِنِّي رَأَيْتُ أَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَأَيْتُهُمْ لِي سَاجِدِينَ

    “(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat SEBELAS KAUKAB {planet/benda langit memantulkan sinar/ كَوْكَبًا} dan Matahari serta Bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku”.

    ﴾ Ash Shaaffat:6 ﴿
    Sesungguhnya Kami telah menghias langit {ٱلسَّمَآءَ} yang terdekat {DUN YA /ٱلدُّنْيَا} dengan hiasan {زِينَةٍ }, yaitu KAWAKIB {PLANET-PLANET/ ٱلْكَوَاكِبِ},
    إِنَّا زَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنْيَا بِزِينَةٍ ٱلْكَوَاكِبِ ﴿الصافات:٦﴾
    >>>>>>>>>>>>>………….………………..

    QS.12.Yusuf ayat 4 memperhatikan cerita mimpi Nabi Yusuf AS tentang SEBELAS KAUKAB dan MATAHARI serta BULAN, mengisyaratkan bahwa KAUKAB yang dimaksud adalah BENDA LANGIT yang bukan dari jenis BINTANG seperti MATAHARI dan bukan pula dari jenis SATELIT seperti BULAN.

    Dengan demikian isyarat ilmiah tersebut menunjukkan bahwasanya yang dimaksud Kaukab dalam ayat tersebut adalah PLANET yang hanya memantulkan cahaya Matahari, tidak memiliki cahaya dari dalam dirinya, dan ia dominan di orbitnya, sehingga tidak menjadi satelit bagi Benda Langit yang lainnya.

    Karenanya, para Ahli Mu’jizat Ilmiah Al-Qur’an di era Sains saat ini menafsirkan mimpi Nabi Yusuf AS bahwa beliau melihat SEBELAS PLANET dan MATAHARI serta BULAN.

    ……………………..………….
    Dalam tata surya kita, planet yang pertama kali terbentuk adalah planet gas raksasa, Jupiter dan Saturnus. Keduanya mungkin mengumpulkan gas mereka sebelum nebula bintang tersebar.

    Pengamatan pada tata surya muda menunjukkan bahwa piringan gas yang membentuk planet memiliki masa hidup 1 hingga 10 juta tahun. Artinya, planet gas raksasa di tata surya mungkin terbentuk dalam jangka waktu ini.

    Sebaliknya, Planet Bumi mungkin membutuhkan setidaknya 30 juta tahun dalam pembentukannya, bahkan membutuhkan waktu yang lebih lama hingga 100 juta tahun. Bagaimana Jupiter dan Saturnus dapat terbentuk begitu cepat?

    Model standar pembentukan planet menyatakan bahwa inti planet gas raksasa terbentuk melalui tabrakan bagian-bagian yang lebih besar, yang dikenal sebagai planetesimal.

    Namun, model ini tak memungkinkan inti planet terbentuk cukup cepat untuk menangkap gas-gas yang membentuk atmosfer mereka di awal tata surya.

    Model terbaru, oleh Prof Martin Duncan dari Universitas Queen di Kingston, Ontario dan rekan-rekannya dari Southwest Research Institute menunjukkan bahwa tabrakan-tabrakan dan mengumpulnya kerikil-kerikil memungkinkan inti terbentuk lebih cepat.

    “Sejauh yang kami tahu, inilah model pertama untuk memproduksi struktur bagian luar tata surya, dua planet gas raksasa (Jupiter dan Saturnus), dua planet es (Uranus dan Neptunus), dan Sabuk Kuiper murni di luar Neptunus,” kata Dr. Duncan, penulis senior dalam jurnal Nature.

    Selain itu, model baru secara akurat memprediksi pembentukan 1 hingga 4 planet gas raksasa; konsisten dengan apa yang kita lihat di luar Tata Surya.

    “Ini semacam kelegaan, setelah bertahun-tahun melakukan simulasi komputer dari model standar tanpa hasil, kemudian menemukan model baru yang begitu sukses,” Dr Duncan menyimpulkan.

    ……………………..……………
    konsep pembentukan planet gas raksasa di awal tata surya.

    TEORI PROSES PEMBENTUKAN BUMI/PLANET

    Theory Big BangProses terbentuknya bumi berawal daripuluhan milyar tahun yang lalu pada awalnyaterdapat gumpalan kabut raksasa yangberputar pada porosnya. Putaran yangdilakukannya tersebut memungkinkanbagian-bagian yang kecil dan ringanterlempar keluar dan bagian besar berkumpuldi pusat, membentuk cakram raksasa. Suatusaat, gumpalan kabut raksasa itu meledakdengan dahsyat di luar angkasa yangkemudian membentuk galaksi dan nebula-nebula (kabut).
    2009 QJ colection

    Teori terciptanya bumi

    Selama jangka waktu lebih kurang 4,6 milyar tahun, nebula-nebula tersebut membeku danmembentuk suatu galaksi yang disebutdengan nama Galaksi Bima Sakti, kemudianmembentuk sistem tata surya.Sementara itu, bagian ringan yang terlempar keluar tadi mengalami kondensasi sehinggamembentuk gumpalan-gumpalan yangmendingin dan memadat. Kemudian,gumpalan-gumpalan itu membentuk planet-planet, termasuk planet bumi.Dalam perkembangannya, planet bumi terusmengalami proses secara bertahap hinggaterbentuk seperti sekarang ini. Ada tigatahap dalam proses pembentukan bumi:

    TEORI TERCIPTANYA BUMI

    1.
    Awalnya, bumi masih merupakan planet homogendan belum mengalami perlapisan atau perbedaanunsur.
    2.
    Pembentukan perlapisan struktur bumi yangdiawali dengan terjadinya diferensiasi. Materialbesi yang berat jenisnya lebih akan tenggelam,sedangkan yang berat jenisnya ringan akanbergerak ke permukaan.
    3.
    Bumi terbagi menjadi lima lapisan, yaitu intidalam, inti luar, mantel dalam, mantel luar dankerak bumi.Perubahan di bumi disebabkan oleh perubahan iklimdan cuaca.
    ……………………..……….

    A. Proses Terbentuknya Bumi/PLANET

    – Dalam terbentuknya bumi tidak diketahui secara pasti tapi yang diketahui bahwa proses terbentuknya bumi tidak lepas dari proses terbentuknya tata surya yang menurut pendapat para ahli yang mengemukakan teori-teorinya proses terbentuknya tata surya yang merupakan juga proses terbentuknya bumi antara lain sebagai berikut…

    1. Teori Nebula (Kabut)
    Teori Nebula disebut jug dengan Teori Kabut Kant-Laplace yang dikemukakan oleh Immanuel Kant (1755) dan Peiere De Laplace (1796). Teori ini menjelaskan bahwa di jagat rayat terdapat gas yang berkumpul menjadi kabut (nebula). Kabut tersebut berupa debu, es, dan gas yang sebagian besar unsur gas berupa hidrogen. Adanya gaya gravitasi membentuk kumpulan kabut yang sangat besar dan kemudian menyusut dan mengeras serta berputar semakin cepat. Dalam proses perputaran yang sangat cepat, materi kabut bagian khatulistiwa terlempar memisah dan memadat karena pendinginan. Bagian yang terlepar tersebut kemudian membentuk planet-planet dalam tata surya. Tahap-tahap terbentuknya bumi pada teori tebula adalah sebagai berikut..

    Matahari dan planet-planet masih berbentuk gas, kabut yang pekat dan besar.
    Kabut berputar dan memadat yang terjadi dipusat lingkaran karena gaya gravitasi
    Kemudian terbentuk planet-planet dari materi-materi kecil pada saat bersamaan terbentuknya matahari yang lebih kecil dari matahari
    Materi tersebut semakin membesar dan tumbuh melakukan gerakan teratur mengelilingi matahari dalam satu orbit yang tetap dan membentuk susunan keluarga matahar

    2. Toeri Planetisimal
    Teori Planetisimal dikemukakan oleh Forest Ray Multon seorang ahli astronomi dan bersama rekannya Thomas C.Chamberlain, ahli geologi , pada awal abad ke -20. Teori ini mengatakan bahwa matahari terdiri dari gas yang bermassa besar dan suatu ketika bintang melintas disamping matahari yang sangat dekat yang hampir terjadi tabrakan, Dekatnya bintang dan matahari terdapat pengaruh gaya gravitasi yang mengakibatkan tertariknya gas dan materi ringan pada bagian tepi, dari besarnya gaya gravitasi sebagian materi terlempar meninggalkan permukaan matahari dan permukaan bintang dan membentuk gumpalan-gumpalan akibat dari penyusupan, lalu terjadi pendinginan dan padat, terbentuklah planet-planet yang mengelilingi matahari.

    3. Teori Pasang Surut Gas (Tidal)
    Teori pasang surut dikemukakan oleh James Jeans dan Harold Jeffereys pada tahun 1918. Teori ini menjeaskan bahwa terdapat suatu bintang besar yang mendekati matahari yang masih berbentuk gas, dari besarnya massa matahari dan besarnya massa bintang yang melaju membentuk sebuah tonjolan-tonjolan pada matahari yang disebabkan gaya tarik bintang yang melaju. Semakin menjauhnya bintang melaju dengan matahari maka tonjolan-tonjolan tersebut berpisah dan membentuk sebuah gumpalan-gumpalan gas yang membeku dan terbentuklah plant-planet baru termasuk diantaranya bumi.

    4. Teori Bintang Kembar
    teori bintang kembar dikemukakan oleh R.A. Lyttleton seorang ahli Astronomi. Menurutnya, bahwa teori ini berasal dari bintang kembar yang berkombinasi. Dimana salah satu bintang meledak sehingga bahan materialnya terlempar, dari besarnya gaya gravitas bintang yang tidak meledak membuat material yang terlempar kemudian akan tertarik dan mengelilingi matahari. Bintang yang tidak meledak disebut dengan matahari. Sedangkan pecahan bintang yang lain adalah planet-planet yang mengelilinya.

    5. Teori Big Bang
    Teori Big Bang berawal dari puluhan milyar tahun lalu yang awalnya terdapat gumpalan kabut raksasa yang berputar pada prosesnya lalu. Putaran tersebut memungkinkan bagian-bagian kecil dan ringan terlempar ke luar serta bagian besarnya berkumpul di pusat dengan membentuk cakram raksasa dimana suatu saat terjadi ledakan dasyat dari gumpalan besar tersebut membentuk galaksi dan nebula-nebula, selama kurang lebih 4,6 milyar tahun, nebula-nebula tersebut membuka dan membentuk galaksi bimasakti, selanjutnya membentuk sistam tata surya, Gumpalan yang terlempar keluar mengalami kondensasi sehingga membentuk gumpalan-gumpalan yang dingin dan memadat. Kemudian gumpalan tersebut membentuk planet-planet, termasuk bumi.

    Teori Big Bang banyak dipercaya oleh para ahli dan merupakan titik terakhir dari pencapaian titi terakhir ilmu pengetahuan tentang asal mausal alam semesta. Di dibuktikan bahwa Big Bang adalah jumlah heterogen dan helium sesuai dengan sisa peninggalan peristiwa big bang. Dimana jika alam semesta tidak memiliki permulaan maka unsur hidrogen telah habis sama sekali dan berupa menjadi helium.

    Sedangkan dalam islam diterangkan dalam ayat Al-Qur’an tentang asal muasal alam semestara yang berbunyi : “Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang (QS. Al-Mulk 67:3)”.

    B. Teori-Teori Perkembangan Bumi – Setelah terbentuknya planet, termasuk bumi, kemudian bumi berkembang yang diketahui terdapat beberapa teori-teori dalam perkembangan bumi antara lain sebagai berikut….

    1. Teori Kontraksi (Contraction Teory)
    Teori yang dikemukakan oleh Descrates (1596-1650), yang mengatakan bahwa bumi semakin lama akan menyusut dan mengerut dari adanya pendinginan sehingga permukaan terdapat relief yang beragam seperti gunung, dataran, dan lembah.

    Teori ini mendapat dukungan dari James Dana (1847- Elie de Baumant (1852), yang kedunya berpendapat bahwa bumi mengalami pengerutan karena terjadi proses pendinginan pada bagian dalam bumi yang mengakibatkan bagian permukaan bumi mengerut dan terbentuk pegunungan dan lembah-lembah.

    2. Teori Dua Benua (Laurasia-Gondwana Teory)
    Awalnya bumi terdiri atas dua benua yaitu Laurasia yang berada di sekitar kutub utara dan Gondwana disekitar kutup selatan bumi. Kedua benua tersebut bergerak perlahan ke arah equator bumi yang pada akhirnya terpecah membentuk benua-benua kecil. Laurasia terpecah menjadi Amerika utara, Asia, Eropa. Sedangkan Gondwana terpecah menjadi Amerika selatan, Australia, dan Afrika. Teori Laurasia-Gondwana pertama kali diitemukan pada tahun 1884 oleh Edward Zeuss.

    3. Teori Pengapungan Benua (Continental Drift Teory)
    Teori ini dikemukakan oleh Alfred Wegener tahun 1912 yang mengatakan bahwa awalnya bum terdapat satu benua yang disebut dengan pangea yang kemudian terpecah-pecah dan terus mengalami perubahan melalui pergerakan dasar laut. Gerakan rotasi bumi yang sentripugal, mengakibatkan pcahan benua yang bergerak ke arah dan menuju ke equator. Teori ini didukung dengan bukti-bukti kesamaan garis afrika bagian barat dengan amerika selatan bagian timur, serta adanya kesamaan batuan dan fosil di kedua daerah tersebut.

    4. Teori Konveksi (Convection Teory)
    Teori yang dikemukakan oleh Arthur Holmes dan Harry H.Hess. Kemudian teori ini dikembangkan oleh Robert Diesz yang mengemukakan bahwa bumi masih dalam keadaan panas dan berpijar terjadi arus konveksi ke arah lapisan kulit bumi yang berada di atasnya. Ketika arus konveksi membawa sebuah materi yang berupa lava sampai ke permukaan bumi di mild oceanic ridge (punggung tengah samudra), lava tersebut kemudian akan membeku dan membentuk lapisan kulit bumi yang baru sehingga menggeser dan menggantikan kulit bumi yang lebih tua.

    5. Teori Lempeng Tektonik (Tectonic Plate Teory)
    Teory yang dikemukakan oleh Tozo Wilson yang berdasarkan teori lempeng tektonik, kulit bumi terdiri atas beberapa lempeng tektonik yang berada diatasnya lapisan astenosfer yang berwujud cair kental. Lempeng-lempeng tektonik pembentuk kulit bumi selalu bergerak karena adanya pengaruh arus konveksi yang terjadi pada lapisan astenosfer dengan posisi berada dibawah lempeng tektonik kulit bumi.

    C. Proses Terbentuknya Bumi Secara Singkat
    Bumi dahulunya adalah Debu dan gas.Kemudian Debu dan Gas tersebut terkena sinar matahari.Tibalah batuan,lama kelamaan suhu di tengah bumi semakin panas.Batuan tersebut meledak sangat dahsyat sehingga terbentuklah bumi.Bumi terbentuk sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu.Sebentuk membentuk lima benua,Bumi terdiri dari 1 Benua mahabesar yaitu Pangea,Kemudian terbentuklah Benua Laurasia di Utara dan Benua Godwana diselatan yang dipisahkan oleh Samudera Atlantik tengah.Setelah Itu terpecah beberapa benua yaitu Benua Laurasia menjadi Amerika Utara,Eropa,Asia dan Artik dan Benua Godwana menjadi Australia,Afrika,Amerika Selatan,India,Kepulauan Indonesia dan Kepulauan Pasifik sehingga terbentuk bumi sampai sekarang.

  2. konsep pembentukan planet gas raksasa di awal tata surya.

    TEORI PROSES PEMBENTUKAN BUMI/ PLANET

    Theory Big BangProses terbentuknya bumi berawal daripuluhan milyar tahun yang lalu pada awalnyaterdapat gumpalan kabut raksasa yangberputar pada porosnya. Putaran yangdilakukannya tersebut memungkinkanbagian-bagian yang kecil dan ringanterlempar keluar dan bagian besar berkumpuldi pusat, membentuk cakram raksasa. Suatusaat, gumpalan kabut raksasa itu meledakdengan dahsyat di luar angkasa yangkemudian membentuk galaksi dan nebula-nebula (kabut).
    2009 QJ colection

    Teori terciptanya bumi

    Selama jangka waktu lebih kurang 4,6 milyar tahun, nebula-nebula tersebut membeku danmembentuk suatu galaksi yang disebutdengan nama Galaksi Bima Sakti, kemudianmembentuk sistem tata surya.Sementara itu, bagian ringan yang terlempar keluar tadi mengalami kondensasi sehinggamembentuk gumpalan-gumpalan yangmendingin dan memadat. Kemudian,gumpalan-gumpalan itu membentuk planet-planet, termasuk planet bumi.Dalam perkembangannya, planet bumi terusmengalami proses secara bertahap hinggaterbentuk seperti sekarang ini. Ada tigatahap dalam proses pembentukan bumi:

    TEORI TERCIPTANYA BUMI

    1.
    Awalnya, bumi masih merupakan planet homogendan belum mengalami perlapisan atau perbedaanunsur.
    2.
    Pembentukan perlapisan struktur bumi yangdiawali dengan terjadinya diferensiasi. Materialbesi yang berat jenisnya lebih akan tenggelam,sedangkan yang berat jenisnya ringan akanbergerak ke permukaan.
    3.
    Bumi terbagi menjadi lima lapisan, yaitu intidalam, inti luar, mantel dalam, mantel luar dankerak bumi.Perubahan di bumi disebabkan oleh perubahan iklimdan cuaca.

  3. Teori Big Bang … dengan konsep pembentukan PLANET / bumi

    Teori Big Bang berawal dari puluhan milyar tahun lalu yang awalnya terdapat gumpalan kabut raksasa yang berputar pada prosesnya lalu. Putaran tersebut memungkinkan bagian-bagian kecil dan ringan terlempar ke luar serta bagian besarnya berkumpul di pusat dengan membentuk cakram raksasa dimana suatu saat terjadi ledakan dasyat dari gumpalan besar tersebut membentuk galaksi dan nebula-nebula, selama kurang lebih 4,6 milyar tahun, nebula-nebula tersebut membuka dan membentuk galaksi bimasakti, selanjutnya membentuk sistam tata surya, Gumpalan yang terlempar keluar mengalami kondensasi sehingga membentuk gumpalan-gumpalan yang dingin dan memadat. Kemudian gumpalan tersebut membentuk planet-planet, termasuk bumi.

    Teori Big Bang banyak dipercaya oleh para ahli dan merupakan titik terakhir dari pencapaian titi terakhir ilmu pengetahuan tentang asal mausal alam semesta. Di dibuktikan bahwa Big Bang adalah jumlah heterogen dan helium sesuai dengan sisa peninggalan peristiwa big bang. Dimana jika alam semesta tidak memiliki permulaan maka unsur hidrogen telah habis sama sekali dan berupa menjadi helium.

    Sedangkan dalam islam diterangkan dalam ayat Al-Qur’an tentang asal muasal alam semestara yang berbunyi : “Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah
    kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang (QS. Al-Mulk 67:3)”.

  4. ——————-
    ﴾ Ash Shaaffat:6 ﴿
    Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu KAWAKIB إِنَّا زَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنْيَا بِزِينَةٍ ٱلْكَوَاكِبِ ﴿الصافات:٦﴾

    Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang
    terdekat dengan hiasan yaitu planet-planet. {= kawakib/ jamak kaukab/BANYAK PLANET},’

    Kalimat Qur-an: “Langit yang terdekat” dapatkah diartikan:
    sistem matahari? Kita mengetahui bahwa tak terdapat di
    antara benda-benda samawi yang terdekat kepada kita selain
    planet. Matahari adalah bintang satu-satunya dalam sistem
    ini yang pakai nama. Orang tak dapat mengerti, benda samawi
    apa gerangan yang dimaksudkan dalam ayat tersebut, jika
    bukan planet. Rasanya sudah benar jika kita terjemahkan
    “Kawakib” dengan “planet;” dan ini berarti bahwa Qur-an
    menyebutkan adanya “planet” menurut definisi modern.

    langit terdekat = langit ke 1= konstelasi matahari dan planetnya = konstelasi BINTANG dan planetnya
    —————————————–

  5. LANGIT terdekat … konstelasi BINTANg dan PLANETnya = langit 1
    ————-
    Qur-an menamakan planet itu dengan nama Kaukab.
    Kata jamaknya Kawakib, tetapi tanpa memberitahukan
    jumlahnya. Impian Nabi Yusuf menyebutkan sebelas (surat 12
    atau surat Yusuf) akan tetapi ini adalah riwayat impian Nabi
    Yusuf.
    —————
    Untuk menjelaskan arti kata planet (Kaukab) dalam Qur-an,
    kita baca ayat yang sangat masyhur yang arti sesungguhnya
    nampak bersifat spiritual dan juga dipersoalkan diantara
    para ahli tafsir Qur-an. Walaupun begitu, kata itu penting
    karena ada perbandingan mengenai kata yang menunjukkan
    “planet.”

    Teks tersebut adalah sebagai berikut: Surat 24 ayat 35:

    [Tulisan Arab]

    Artinya: “Allah pemberi cahaya (kepada) langit dan bumi.
    Perumpamaan cahaya Allah adalah seperti sebuah
    lubang yang tak tembus, yang didalamnya ada pelita
    besar. Pelita itu didalam kaca (dan) kaca itu
    seakan-akan bintang yang bercahaya seperti
    mutiara.”

    Yang dimaksudkan di sini adalah proyeksi cahaya kepada suatu
    benda yang merefleksikan (kaca) dengan memberinya kilatan
    mutiara, sebagaimana planet yang disinari matahari. Ini
    adalah satu-satunya perinci yang menerangkan arti kata
    “Kaukab” yang dapat kita jumpai dalam Qur-an.
    ———
    Kata Kaukab terdapat juga dalam ayat-ayat lain. Dalam
    beberapa ayat kita tak dapat menentukan apakah yang
    dimaksudkan dengan kata itu. (Surat 6 ayat 72, dan surat 82
    ayat 1-3).
    ——-
    Akan tetapi dalam suatu ayat terdapat kata”Kawakib” yang
    menurut pengetahuan modern hanya dapat diartikan planet.
    Yaitu surat 37 ayat 6
    ——
    Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang
    terdekat dengan hiasan yaitu planet-planet.,’
    ———–
    Kalimat Qur-an: “Langit yang terdekat” dapatkah diartikan:
    sistem matahari? Kita mengetahui bahwa tak terdapat di
    antara benda-benda samawi yang terdekat kepada kita selain
    planet. Matahari adalah bintang satu-satunya dalam sistem
    ini yang pakai nama. Orang tak dapat mengerti, benda samawi
    apa gerangan yang dimaksudkan dalam ayat tersebut, jika
    bukan planet. Rasanya sudah benar jika kita terjemahkan
    “Kawakib” dengan “planet;” dan ini berarti bahwa Qur-an
    menyebutkan adanya “planet” menurut definisi modern.

Leave a Reply