Loading
IQRO (membaca) …. Dg… “HANYA”…. MATA (di kepala)… dikeluarkan … lewat MULUTnya saja ????= …seperti BINATANG TERNAK …. Al A’raf:179 …………………….. >> membaca Al qur’an HANYA ….. sampai di KERONGKONGANnya saja …. tidak MEMAHAMI/merenungkan ISI … dari yang diBACA = orang CELAKA ……… >> … MATA tidak BUTA … yang buta adalah HATInya …. Karena TIDAK BERUSAHA MEMAHAMI segala sesuatu …………… >> …. Mempunyai KALBU/hati …. Tidak untuk MEMAHAMI (Apa yang telah DIBACA) …………………….. Review Mengapa orang sudah beragama ISLAM dan sudah SHOLAT …. Tapi … Allah masih berkata: *) “KAMU/aku (kita) ….. masih termasuk PENDUSTA AGAMA (pembohong dg agama-Din kita, belum “melaksanakan AGAMA-din kita) **) “KAMU/aku (kita) …. Termasuk orang SHOLAT yang CELAKA (sudah shalat … tapi rugi.. melakukan pekerjaan yang sia-sia) ——————————– ﴾ Al Maa’uun:1 ﴿ Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? ﴾ Al Maa’uun:2 ﴿ Itulah orang yang menghardik anak yatim, ﴾ Al Maa’uun:3 ﴿ dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. ﴾ Al Maa’uun:4 ﴿ Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, ﴾ Al Maa’uun:5 ﴿ (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, ﴾ Al Maa’uun:6 ﴿ orang-orang yang berbuat riya, ﴾ Al Maa’uun:7 ﴿ dan mereka mencegah/enggan memberi pertolongan { enggan (menolong dengan) barang berguna-terjemah Depag-pen) ———————————– ***) KAMU/aku (kita) …. Termasuk orang SESAT….. dan … LALAI (padahal punya MATA, HATI, TELINGA ….. seperti BINATANG TERNAK saja… BODOH sekali) —————————- ﴾ Al A’raf:179 ﴿ Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati (kalbu), tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami dan mereka mempunyai mata tidak dipergunakannya untuk melihat, dan mereka mempunyai telinga tidak dipergunakannya untuk mendengar. Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. ————————- >> …. Mempunyai KALBU/hati …. Tidak untuk MEMAHAMI (Apa yang telah DIBACA) ————————- >> … MATA tidak BUTA … yang buta adalah HATInya …. Karena TIDAK BERUSAHA MEMAHAMI segala sesuatu —————————- ﴾ Al Hajj:46 ﴿ maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada. …………………………….. JANGAN sampai diCAP/dianggap .. ALLAH sebagai ORANG CELAKA …. —————————————— >> membaca Al qur’an HANYA ….. sampai di KERONGKONGANnya saja …. tidak MEMAHAMI/merenungkan ISI … dari yang diBACA = orang CELAKA ——————— >> orang CELAKA = manusia/orang yg dilempar Allah ke NERAKA JAHANAM ———————— >>>>> ……………………………………………………. Rasulullah SAW bersabda: “Akan ada sebagian orang diantara kalian yang shalatnya mengalahkan shalatmu, dan yang puasanya mengalahkan puasamu, dan ibadahnya mengalahkan ibadahmu. Mereka akan memBACA AL-QUR’AN tetapi tidak melebihi KERONGKONGAN mereka. Mereka akan meninggalkan Islam seperti anak panah dari busurnya…’ (Al Bukhari, Kitab Fadilah Al-Qur’an Bab 3g Hadits no 5058) …………………………………………………………………. ……………………………………………………………… Ubaid bin Umar berkata kepada sayyidah Aisyah ra, “Kabarilah kami , apa yang paling mengagumkan bagimu dari Rasulullah saw?’ Aisyah ra terdiam, lalu berkata”Pada suartu malam Rasulullah berkata padaku, wahai Aisyah biarkanlah aku beribadah pada Tuhanku pada malam ini” Aku (Aisyah) berkata “Demi Allah, aku lebih suka berada disampingmu, dan aku lebih suka membahagiakanmu”. Kemudian Rasulullah saw berdiri dan berwudhu lalu mengerjakan shalat . Aisyah berkata, “Rasulullah saw menangis sepanjang shalatnya, hingga pipinya yang mulia basah karenanya. Aisyah berkata, “Rasulullah duduk sambil menangis hingga janggutnya yang lembut basah “ . Aisyah berkata”Kemudian Rasulullah saw menangis , hingga air mata beliau memmabasahi tanah”. Bilal datang untuk mengumandangkan azan. Ketika melihat Rasulullah saw sedang menangis, Bilal bertanya,”Wahai Rasulullah, mengapa engkau menangis, bukankah Allah telah mengampuni dosa dosamu yang telah lalu dan yang akan datang?”. Rasulullah saw berkata”Tidakkah aku menjhadi seorang hamba yang bersyukur, aku telah menerima wahyu dari Allah pada malam ini, CELAKA bagi orang yang membacanya tapi tidak merenungkan kandungannya” …………………………………………………………………… oleh NABI .. mereka diCAP = sebagai orang CELAKA… artinya apa?… = dilempar ke NERAKA …………………………………………………………… ﴾ Huud:106 ﴿ Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih), فَأَمَّا ٱلَّذِينَ شَقُوا۟ فَفِى ٱلنَّارِ لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَشَهِيقٌ ﴿هود:١۰٦﴾ ……………………………………… | Islam dan Sains-Edy

IQRO (membaca) …. Dg… “HANYA”…. MATA (di kepala)… dikeluarkan … lewat MULUTnya saja ????= …seperti BINATANG TERNAK …. Al A’raf:179 …………………….. >> membaca Al qur’an HANYA ….. sampai di KERONGKONGANnya saja …. tidak MEMAHAMI/merenungkan ISI … dari yang diBACA = orang CELAKA ……… >> … MATA tidak BUTA … yang buta adalah HATInya …. Karena TIDAK BERUSAHA MEMAHAMI segala sesuatu …………… >> …. Mempunyai KALBU/hati …. Tidak untuk MEMAHAMI (Apa yang telah DIBACA) …………………….. Review Mengapa orang sudah beragama ISLAM dan sudah SHOLAT …. Tapi … Allah masih berkata: *) “KAMU/aku (kita) ….. masih termasuk PENDUSTA AGAMA (pembohong dg agama-Din kita, belum “melaksanakan AGAMA-din kita) **) “KAMU/aku (kita) …. Termasuk orang SHOLAT yang CELAKA (sudah shalat … tapi rugi.. melakukan pekerjaan yang sia-sia) ——————————– ﴾ Al Maa’uun:1 ﴿ Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? ﴾ Al Maa’uun:2 ﴿ Itulah orang yang menghardik anak yatim, ﴾ Al Maa’uun:3 ﴿ dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. ﴾ Al Maa’uun:4 ﴿ Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, ﴾ Al Maa’uun:5 ﴿ (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, ﴾ Al Maa’uun:6 ﴿ orang-orang yang berbuat riya, ﴾ Al Maa’uun:7 ﴿ dan mereka mencegah/enggan memberi pertolongan { enggan (menolong dengan) barang berguna-terjemah Depag-pen) ———————————– ***) KAMU/aku (kita) …. Termasuk orang SESAT….. dan … LALAI (padahal punya MATA, HATI, TELINGA ….. seperti BINATANG TERNAK saja… BODOH sekali) —————————- ﴾ Al A’raf:179 ﴿ Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati (kalbu), tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami dan mereka mempunyai mata tidak dipergunakannya untuk melihat, dan mereka mempunyai telinga tidak dipergunakannya untuk mendengar. Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. ————————- >> …. Mempunyai KALBU/hati …. Tidak untuk MEMAHAMI (Apa yang telah DIBACA) ————————- >> … MATA tidak BUTA … yang buta adalah HATInya …. Karena TIDAK BERUSAHA MEMAHAMI segala sesuatu —————————- ﴾ Al Hajj:46 ﴿ maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada. …………………………….. JANGAN sampai diCAP/dianggap .. ALLAH sebagai ORANG CELAKA …. —————————————— >> membaca Al qur’an HANYA ….. sampai di KERONGKONGANnya saja …. tidak MEMAHAMI/merenungkan ISI … dari yang diBACA = orang CELAKA ——————— >> orang CELAKA = manusia/orang yg dilempar Allah ke NERAKA JAHANAM ———————— <<<<< kita diperintah untuk MEMBACA al qur’an ,,, lalu .. memahami al qur’an dg qalbu kita .. lalu .. mengamalkan al qur’an >>>>>>>>> ……………………………………………………. Rasulullah SAW bersabda: “Akan ada sebagian orang diantara kalian yang shalatnya mengalahkan shalatmu, dan yang puasanya mengalahkan puasamu, dan ibadahnya mengalahkan ibadahmu. Mereka akan memBACA AL-QUR’AN tetapi tidak melebihi KERONGKONGAN mereka. Mereka akan meninggalkan Islam seperti anak panah dari busurnya…’ (Al Bukhari, Kitab Fadilah Al-Qur’an Bab 3g Hadits no 5058) …………………………………………………………………. <<< celaka bagi orang yang memBACA AL-QUR’AN tapi tidak merenungkan kandungannya … TIDAK memahami ISI dan perintah Al qur’an” >> ……………………………………………………………… Ubaid bin Umar berkata kepada sayyidah Aisyah ra, “Kabarilah kami , apa yang paling mengagumkan bagimu dari Rasulullah saw?’ Aisyah ra terdiam, lalu berkata”Pada suartu malam Rasulullah berkata padaku, wahai Aisyah biarkanlah aku beribadah pada Tuhanku pada malam ini” Aku (Aisyah) berkata “Demi Allah, aku lebih suka berada disampingmu, dan aku lebih suka membahagiakanmu”. Kemudian Rasulullah saw berdiri dan berwudhu lalu mengerjakan shalat . Aisyah berkata, “Rasulullah saw menangis sepanjang shalatnya, hingga pipinya yang mulia basah karenanya. Aisyah berkata, “Rasulullah duduk sambil menangis hingga janggutnya yang lembut basah “ . Aisyah berkata”Kemudian Rasulullah saw menangis , hingga air mata beliau memmabasahi tanah”. Bilal datang untuk mengumandangkan azan. Ketika melihat Rasulullah saw sedang menangis, Bilal bertanya,”Wahai Rasulullah, mengapa engkau menangis, bukankah Allah telah mengampuni dosa dosamu yang telah lalu dan yang akan datang?”. Rasulullah saw berkata”Tidakkah aku menjhadi seorang hamba yang bersyukur, aku telah menerima wahyu dari Allah pada malam ini, CELAKA bagi orang yang membacanya tapi tidak merenungkan kandungannya” …………………………………………………………………… oleh NABI .. mereka diCAP = sebagai orang CELAKA… artinya apa?… = dilempar ke NERAKA …………………………………………………………… ﴾ Huud:106 ﴿ Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih), فَأَمَّا ٱلَّذِينَ شَقُوا۟ فَفِى ٱلنَّارِ لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَشَهِيقٌ ﴿هود:١۰٦﴾ ………………………………………

IQRO (membaca) …. Dg… “HANYA”…. MATA (di kepala)… dikeluarkan … lewat MULUTnya saja ????= …seperti BINATANG TERNAK …. Al A’raf:179
……………………..
>> membaca Al qur’an HANYA ….. sampai di KERONGKONGANnya saja …. tidak MEMAHAMI/merenungkan ISI … dari yang diBACA = orang CELAKA
………
>> … MATA tidak BUTA … yang buta adalah HATInya …. Karena TIDAK BERUSAHA MEMAHAMI segala sesuatu
……………
>> …. Mempunyai KALBU/hati …. Tidak untuk MEMAHAMI (Apa yang telah DIBACA)
……………………..
Review
Mengapa orang sudah beragama ISLAM dan sudah SHOLAT …. Tapi … Allah masih berkata:
*) “KAMU/aku (kita) ….. masih termasuk PENDUSTA AGAMA (pembohong dg agama-Din kita, belum “melaksanakan AGAMA-din kita)
**) “KAMU/aku (kita) …. Termasuk orang SHOLAT yang CELAKA (sudah shalat … tapi rugi.. melakukan pekerjaan yang sia-sia)
——————————–
shalat celaka 1

﴾ Al Maa’uun:1 ﴿
Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
﴾ Al Maa’uun:2 ﴿
Itulah orang yang menghardik anak yatim,
﴾ Al Maa’uun:3 ﴿
dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.
﴾ Al Maa’uun:4 ﴿
Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,
﴾ Al Maa’uun:5 ﴿
(yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,
﴾ Al Maa’uun:6 ﴿
orang-orang yang berbuat riya,
﴾ Al Maa’uun:7 ﴿
dan mereka mencegah/enggan memberi pertolongan { enggan (menolong dengan) barang berguna-terjemah Depag-pen)
———————————–
kambing qran 1

***) KAMU/aku (kita) …. Termasuk orang SESAT….. dan … LALAI (padahal punya MATA, HATI, TELINGA ….. seperti BINATANG TERNAK saja… BODOH sekali)
—————————-
﴾ Al A’raf:179 ﴿
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati (kalbu), tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami dan mereka mempunyai mata tidak dipergunakannya untuk melihat, dan mereka mempunyai telinga tidak dipergunakannya untuk mendengar. Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.
————————-
>> …. Mempunyai KALBU/hati …. Tidak untuk MEMAHAMI (Apa yang telah DIBACA)
————————-
>> … MATA tidak BUTA … yang buta adalah HATInya …. Karena TIDAK BERUSAHA MEMAHAMI segala sesuatu
—————————-
﴾ Al Hajj:46 ﴿
maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.
……………………………..
ANJING JULUR LIDAH 1

JANGAN sampai diCAP/dianggap .. ALLAH sebagai ORANG CELAKA ….
——————————————
>> membaca Al qur’an HANYA ….. sampai di KERONGKONGANnya saja …. tidak MEMAHAMI/merenungkan ISI … dari yang diBACA = orang CELAKA
———————
>> orang CELAKA = manusia/orang yg dilempar Allah ke NERAKA JAHANAM
————————
<<<<< kita diperintah untuk MEMBACA al qur’an ,,, lalu .. memahami al qur’an dg qalbu kita .. lalu .. mengamalkan al qur’an >>>>>>>>>
…………………………………………………….
Rasulullah SAW bersabda:
“Akan ada sebagian orang diantara kalian yang shalatnya mengalahkan shalatmu, dan yang puasanya mengalahkan puasamu, dan ibadahnya mengalahkan ibadahmu. Mereka akan memBACA AL-QUR’AN tetapi tidak melebihi KERONGKONGAN mereka. Mereka akan meninggalkan Islam seperti anak panah dari busurnya…’
(Al Bukhari, Kitab Fadilah Al-Qur’an Bab 3g Hadits no 5058)
………………………………………………………………….
<<< celaka bagi orang yang memBACA AL-QUR’AN tapi tidak merenungkan kandungannya … TIDAK memahami ISI dan perintah Al qur’an” >>
………………………………………………………………
Ubaid bin Umar berkata kepada sayyidah Aisyah ra, “Kabarilah kami , apa yang paling mengagumkan bagimu dari Rasulullah saw?’ Aisyah ra terdiam, lalu berkata”Pada suartu malam Rasulullah berkata padaku, wahai Aisyah biarkanlah aku beribadah pada Tuhanku pada malam ini”
Aku (Aisyah) berkata “Demi Allah, aku lebih suka berada disampingmu, dan aku lebih suka membahagiakanmu”. Kemudian Rasulullah saw berdiri dan berwudhu lalu mengerjakan shalat . Aisyah berkata, “Rasulullah saw menangis sepanjang shalatnya, hingga pipinya yang mulia basah karenanya. Aisyah berkata, “Rasulullah duduk sambil menangis hingga janggutnya yang lembut basah “ . Aisyah berkata”Kemudian Rasulullah saw menangis , hingga air mata beliau memmabasahi tanah”. Bilal datang untuk mengumandangkan azan. Ketika melihat Rasulullah saw sedang menangis, Bilal bertanya,”Wahai Rasulullah, mengapa engkau menangis, bukankah Allah telah mengampuni dosa dosamu yang telah lalu dan yang akan datang?”.

Rasulullah saw berkata”Tidakkah aku menjhadi seorang hamba yang bersyukur, aku telah menerima wahyu dari Allah pada malam ini, CELAKA bagi orang yang membacanya tapi tidak merenungkan kandungannya”
……………………………………………………………………
DOSA SYIRIK KEKAL NERAKA 1

oleh NABI .. mereka diCAP = sebagai orang CELAKA… artinya apa?… = dilempar ke NERAKA
……………………………………………………………
﴾ Huud:106 ﴿ Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih),
فَأَمَّا ٱلَّذِينَ شَقُوا۟ فَفِى ٱلنَّارِ لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَشَهِيقٌ ﴿هود:١۰٦﴾
………………………………………

>> … dengan ORANG KAFIR (apalagi BUTA hatinya= tidak mau menerima KEBENARAN) …. Allah berkata:
﴾ Al Baqarah:6 ﴿
Sesungguhnya orang-orang kafir, “SAMA SAJA” bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman.

Views All Time
Views All Time
1202
Views Today
Views Today
2
About Edy Methek 211 Articles
sampaikanlah ... ayat-ayat Allah

2 Comments on IQRO (membaca) …. Dg… “HANYA”…. MATA (di kepala)… dikeluarkan … lewat MULUTnya saja ????= …seperti BINATANG TERNAK …. Al A’raf:179 …………………….. >> membaca Al qur’an HANYA ….. sampai di KERONGKONGANnya saja …. tidak MEMAHAMI/merenungkan ISI … dari yang diBACA = orang CELAKA ……… >> … MATA tidak BUTA … yang buta adalah HATInya …. Karena TIDAK BERUSAHA MEMAHAMI segala sesuatu …………… >> …. Mempunyai KALBU/hati …. Tidak untuk MEMAHAMI (Apa yang telah DIBACA) …………………….. Review Mengapa orang sudah beragama ISLAM dan sudah SHOLAT …. Tapi … Allah masih berkata: *) “KAMU/aku (kita) ….. masih termasuk PENDUSTA AGAMA (pembohong dg agama-Din kita, belum “melaksanakan AGAMA-din kita) **) “KAMU/aku (kita) …. Termasuk orang SHOLAT yang CELAKA (sudah shalat … tapi rugi.. melakukan pekerjaan yang sia-sia) ——————————– ﴾ Al Maa’uun:1 ﴿ Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? ﴾ Al Maa’uun:2 ﴿ Itulah orang yang menghardik anak yatim, ﴾ Al Maa’uun:3 ﴿ dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. ﴾ Al Maa’uun:4 ﴿ Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, ﴾ Al Maa’uun:5 ﴿ (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, ﴾ Al Maa’uun:6 ﴿ orang-orang yang berbuat riya, ﴾ Al Maa’uun:7 ﴿ dan mereka mencegah/enggan memberi pertolongan { enggan (menolong dengan) barang berguna-terjemah Depag-pen) ———————————– ***) KAMU/aku (kita) …. Termasuk orang SESAT….. dan … LALAI (padahal punya MATA, HATI, TELINGA ….. seperti BINATANG TERNAK saja… BODOH sekali) —————————- ﴾ Al A’raf:179 ﴿ Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati (kalbu), tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami dan mereka mempunyai mata tidak dipergunakannya untuk melihat, dan mereka mempunyai telinga tidak dipergunakannya untuk mendengar. Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. ————————- >> …. Mempunyai KALBU/hati …. Tidak untuk MEMAHAMI (Apa yang telah DIBACA) ————————- >> … MATA tidak BUTA … yang buta adalah HATInya …. Karena TIDAK BERUSAHA MEMAHAMI segala sesuatu —————————- ﴾ Al Hajj:46 ﴿ maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada. …………………………….. JANGAN sampai diCAP/dianggap .. ALLAH sebagai ORANG CELAKA …. —————————————— >> membaca Al qur’an HANYA ….. sampai di KERONGKONGANnya saja …. tidak MEMAHAMI/merenungkan ISI … dari yang diBACA = orang CELAKA ——————— >> orang CELAKA = manusia/orang yg dilempar Allah ke NERAKA JAHANAM ———————— <<<<< kita diperintah untuk MEMBACA al qur’an ,,, lalu .. memahami al qur’an dg qalbu kita .. lalu .. mengamalkan al qur’an >>>>>>>>> ……………………………………………………. Rasulullah SAW bersabda: “Akan ada sebagian orang diantara kalian yang shalatnya mengalahkan shalatmu, dan yang puasanya mengalahkan puasamu, dan ibadahnya mengalahkan ibadahmu. Mereka akan memBACA AL-QUR’AN tetapi tidak melebihi KERONGKONGAN mereka. Mereka akan meninggalkan Islam seperti anak panah dari busurnya…’ (Al Bukhari, Kitab Fadilah Al-Qur’an Bab 3g Hadits no 5058) …………………………………………………………………. <<< celaka bagi orang yang memBACA AL-QUR’AN tapi tidak merenungkan kandungannya … TIDAK memahami ISI dan perintah Al qur’an” >> ……………………………………………………………… Ubaid bin Umar berkata kepada sayyidah Aisyah ra, “Kabarilah kami , apa yang paling mengagumkan bagimu dari Rasulullah saw?’ Aisyah ra terdiam, lalu berkata”Pada suartu malam Rasulullah berkata padaku, wahai Aisyah biarkanlah aku beribadah pada Tuhanku pada malam ini” Aku (Aisyah) berkata “Demi Allah, aku lebih suka berada disampingmu, dan aku lebih suka membahagiakanmu”. Kemudian Rasulullah saw berdiri dan berwudhu lalu mengerjakan shalat . Aisyah berkata, “Rasulullah saw menangis sepanjang shalatnya, hingga pipinya yang mulia basah karenanya. Aisyah berkata, “Rasulullah duduk sambil menangis hingga janggutnya yang lembut basah “ . Aisyah berkata”Kemudian Rasulullah saw menangis , hingga air mata beliau memmabasahi tanah”. Bilal datang untuk mengumandangkan azan. Ketika melihat Rasulullah saw sedang menangis, Bilal bertanya,”Wahai Rasulullah, mengapa engkau menangis, bukankah Allah telah mengampuni dosa dosamu yang telah lalu dan yang akan datang?”. Rasulullah saw berkata”Tidakkah aku menjhadi seorang hamba yang bersyukur, aku telah menerima wahyu dari Allah pada malam ini, CELAKA bagi orang yang membacanya tapi tidak merenungkan kandungannya” …………………………………………………………………… oleh NABI .. mereka diCAP = sebagai orang CELAKA… artinya apa?… = dilempar ke NERAKA …………………………………………………………… ﴾ Huud:106 ﴿ Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih), فَأَمَّا ٱلَّذِينَ شَقُوا۟ فَفِى ٱلنَّارِ لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَشَهِيقٌ ﴿هود:١۰٦﴾ ………………………………………

  1. SUDAH “mengerjakan” SHALAT ….. tapi … masih CELAKA {Al Maa’uun:4} …. apa sebabnya ???
    —————————–
    >> maka ….DIRIKAN-lah SHOLAT {Al Baqarah:3 } …. bukan hanya mengerjakan SHALAT … ” tapi” …. NIAT-nya {“tidak riya”} dan lihat “GUNA/imbas”-nya setelah shalat…. masih MAKSIAT/KEJI/Munkar ??… Shalat hanya dapat PAYAH dan LETIH !!!??
    …………………
    Rasulullah menegaskan, ”Barang siapa yang SHALATnya TIDAK dapat MENCEGAH perbuatan KEJI dan MUNKAR, maka tiada bertambah baginya kecuali semakin JAUH dari Allah.” (HR Ali Ibnu Ma’bad).
    …………………………..
    Rasulullah SAW pernah bersabda, ”Akan datang pada manusia (umat Muhammad) suatu zaman, banyak orang yang merasakan dirinya SHALAT, padahal mereka sebenarnya TIDAK shalat.” (HR Ahmad}
    …………………………..
    Rasulullah menyatakan, ”Berapa BANYAK ORANG yang SHALAT, keuntungan yang diperoleh hanyalah PAYAH dan LETIH.” (HR Ibnu Majah).
    …………………………….

  2. ber-ISLAM tapi …….KEKAL DI NERAKA
    ————————————————- benarkah? ya BENAR sekali
    ——————————– lihatlah ayat ini !!!…. Al-Mukminuun : 103
    “Dan barang siapa yang RINGAN timbangan(kebaikannya), maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka KEKAL di dalam neraka Jahanam.” (Q.S.Al-Mukminuun [23] : 103)

    Ayat tersebut ditujukan kepada kita. Sehingga, yang dimaksud dengan “mereka” pada ayat di atas adalah orang yang banyak berbuat keburukan atau dikuasai oleh kejahatan. BUKAN orang KAFIR seperti yang tercantum dalam catatan kaki terjemahan Alquran terbitan Departemen Agama RI. Sebab, Allah TIDAK akan mengadakan penilaian atau PENIMBANGAN bagi orang KAFIR.“
    …………………………..
    Mereka itu orang-orang yang telah kafir terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kafir terhadap) perjumpaan dengan Dia. Maka hapuslah amalan-amalan mereka dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi(amalan)mereka pada hari kiamat.”(Q.S.Al-Kahfi [18]: 105)
    ………………………………….
    < <<< (Orang Kafir itu Langsung masuk neraka tanpa di hisab dan peringatan ini dikhususkan bagi orang2 islam saja >>>>>
    ————————————————————
    Saudara saudara yang di Rahmati Allah..sekelumit cerita ini akan menyadarkan kita…
    yang saya ambil dari sebuah buku yang berjudul ” Allahpun Taubat ” yang ditulis oleh saudaraku Muhammad Farid.karena saya merasa ini sangat penting untuk disampaikan kepada seluruh umat islam agar tidak terjebak dalam keislamannya..

    Seorang temanku pernah bertanya kepada temannya
    ” Mengapa ia Begitu mudah berbuat suatu kemaksiatan…?”
    Apakah Anda tidak takut neraka..?
    dengan gampang dia menjawab
    “Yang Penting kita tetap beragama Islam, Orang islam itu sudah dijamin masuk surga walaupun harus singgah atau masuk ke neraka dahulu untuk membersihkan dosa-dosa, karena kita bukan seorang nabi jadi tak luput dari dosa. dan dineraka pun kita tidak selamanya, seberapapun dosa kita pada akhirnya kita pasti akan di keluarkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga..
    Rupanya Dia merasa mau tidak mau pasti mampir dahulu ke neraka untuk membersihkan dosa-dosanya dan kemudian di angkat ke surga yang kekal, Akibatnya neraka menjadi suatu hal yang biasa. Banyak diantara umat Islam yang mempunyai keyakinan pasti masuk neraka karena sebagai manusia biasa tidak akan luput dari dosa. Namun sebesar apapun dosanya, mereka juga yakin pada akhirnya akan masuk surga asalkan tetap beragama islam, pemahaman inilah yang menyebabkan mereka tidak takut lagi pada neraka dan karena itu tidak takut berbuat maksiat, yang penting tetap beragama islam…

    Memang sungguh luar biasa jebakan setan ini mereka tidak pernah berputus asa untuk menjebak manusia dari segala arah supaya umat islam tidak akan pernah sampai ke surga dan tidak pernah mendapatkan keridhaan dari Allah…

    Mengapa mereka beranggapan seperti itu..? Rupanya mereka mendasarkan pada sebuah hadis yang menyebutkan barang siapa yang sebelum meninggal dunia mengucapkan Lailahaillallah ( Tiada Tuhan Selain Allah) akan masuk surga.

    ” Dari Anas ra bahwa Rasulullah saw bersabda ” Dikeluarkan dari neraka Orang yang mengucapkan ( Lailahaillallah ) dan didalam hatinya ada seberat biji dari kebaikan (iman)” (H.R Bukhari 44 dan Muslim 193 )

    ada juga hadis lainnya yang senada

    ” Dari Anas ra. bahwa Rasulullah saw bersabda ” tentang Allah Swt yang berfirman ” Demi izzah-ku, demi jalaku, demi kesombonganku dan demi keagunganku, aku pasti keluarkan (dari neraka) orang yang mengucapkan (lailahaillallah) (H.R.Bukhari)

    ” Dari Abi Said bahwa Rasulullah bersabda ” Bila ahli surga telah masuk surga dan ahli neraka telah masuk neraka, maka Allah swt akan berkata ‘ Orang yang didalam hatinya ada setitik iman, hendaklah dikeluarkan, maka merekapun keluar dari neraka..” (H.R Bukhari no.6560 dan muslim no.184)

    Wah Kalau begini ceritanya Fir’aun pun masuk surga donk.. Karena sebelum matinya fir’aun sempat mengucapkan Syahadat seperti yg terdapat pada surah

    ” Dan Kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir’aun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka). Hingga bila Fir’aun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia: ‘Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yangdipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang Islam.”(Q.S. Yunus [10]: 90)

    Hadis yang harus kita akui adalah hadis yang sesuaidengan Alquran. Jika ada hadis yang tidak sesuai dengan Alquran,perlu diteliti lagi kebenaran periwayatannya,apakah benar berasal dari Nabi Muhammad?

    Tidak kita pungkiri dikalangan ulama ulama juga pernah saya mendengarkan langsung ceramah-ceramah yang sepertinya membenarkan hadis – hadis seperti diatas tadi.

    Wahai Umat Islam yang ada di Muka Bumi ini,, ingatlah Allah tidak akan pernah salah memasukkan mana hambanya yang harus masuk ke neraka dan mana hambanya yang harus masuk ke Surga. sehingga suatu saat Allah harus mengeluarkan kembali hambanya yang masuk neraka oleh karena memiliki keimanan walaupun hanya sebesar biji zarah… dan ini tidak ada dasarnya di Alqur’an.

    Barang siapa yang masuk ke neraka sudah pasti kekal dia didalamnya dan tidak akan pernah keluar lagi, dan barang siapa yang masuk surga sudah pasti kekal pula dia di dalam Surga dan tidak akan dapat keluar lagi.

    Mari kita simak ayat berikut:

    (8)Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan(kebaikan)-nya.
    (9)Maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.Q.S.Al Qaari’ah [101]: 8-9)

    Allah menegaskan kembali dalam Q.S.Al-A’raf (7) 9 :

    “Dan barang siapa yang ringan timbangan kebaikannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat kami.”
    (Q.S.Al-A’raf [7]: 9)

    Yang paling mengerikan adalah ayat berikut ini,“

    “Dan barang siapa yang ringan timbangan(kebaikannya), maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahanam.”
    (Q.S.Al-Mukminuun [23] : 103)

    Ayat tersebut ditujukan kepada kita. Sehingga, yang dimaksud dengan “mereka” pada ayat di atas adalah orang yang banyak berbuat keburukan atau dikuasai oleh kejahatan. Bukan orang kafir seperti yang tercantum dalam catatan kaki terjemahan Alquran terbitan Departemen Agama RI. Sebab, Allah tidak akan mengadakan penilaian atau penimbangan bagi orang kafir.“
    Mereka itu orang-orang yang telah kafir terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kafir terhadap) perjumpaan dengan Dia. Maka hapuslah amalan-amalan mereka dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi(amalan)mereka pada hari kiamat.”
    (Q.S.Al-Kahfi [18]: 105) (Orang Kafir itu Langsung masuk neraka tanpa di hisab dan peringatan ini dikhususkan bagi orang2 islam saja)

    Orang yang telah dikuasai oleh kejahatan akan kekal di neraka. Artinya, dia akan tinggal selamanya (abadi)dan tidak bisa keluar dari neraka. Seperti yang telah Allah tegaskan dalam Alquran:

    (14)”Dan sesungguhnya orang-orang yang banyak berbuat jahat (al-fujjar atau durhaka) benar-benar beradadalam neraka.
    (15)Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan
    (16)Dan mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu(Q.S.Al Infithaar [82]: 14-16)

    Al-fujjar merupakan julukan kepada orang yangbanyak berbuat kemaksiatan (kejahatan). Lawan katanyaadalah al-abror, yaitu orang yang banyak berbuat kebaikan. Jadi jelas, bagi kita yang banyak melakukan perbuatan dosa melebihi kebaikan yang dilakukan, tempat kembalinya adalah neraka. Ironisnya, kita tidakakan bisa keluar dari sana alias kekal selama-lamanya. Lantas, apa gunanya kita hidup di dunia ini jika pada akhirnya kita harus menanggung siksa neraka selama-lamanya? Karena itu perbanyaklah perbuatan baik agar kita memeperoleh kebahagiaan didunia dan akherat.

    Mengapa orang yang ringan timbangan kebaikannyakekal di neraka dan tidak bisa keluar dari sana selama-lamanya?

    Bukankah dia masih memiliki timbangan kebaikan? Bukankah Allah akan memperhitungkan setiap amal kebaikan kita walaupun sekecil biji zarah ?
    Jawabannya ada pada Alquran“

    “Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan(dosa)perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.” (Q.S. Huud [11]:114)

    Menurut ayat di atas, amal kebaikan kita bisa dipakai untuk menghapus keburukan yang kita perbuat.Jika kebaikan kita sangat sedikit, maka kebaikan kita tidak cukup untuk menghapus seluruh keburukan. Akibatnya, kebaikan kita habis untuk menghapus keburukan. Yang tersisa ialah keburukan.Itulah yang disebut dengan orang yang merugi.Dalam perdagangan, orang yang rugi ialah mereka yang pemasukannya lebih sedikit dari pengeluaran. Dalam bahasan kita kali ini, orang yang rugi ialah mereka yang kebaikannya lebih sedikit daripada keburukannya. Jika tidak ada yang tersisa kecuali keburukan, wajar jika ia tidak bisa masuk surga. Dia kekal di neraka dan tidak bisa keluar dari dalamnya. Hitungan sederhananya adalah sebagai berikut.

    Misalnya pahala kebaikan kita berjumlah 30 dan dosa kita berjumlah 90.Itu artinya timbangan kebaikan kita lebih ringan dari keburukan. Lalu apa yang akan terjadi? Seperti yang telah disebutkan dalam Q.S.11:114, amal kebaikan akan menghapus dosa. Jika keburukan 90 dikurangi pahala 30, akan tersisa keburukan 60.Sedangkan pahala atau kebaikan kita telah habis untuk menutupidosa-dosa kita.Dengan demikian, Allah masih memperhitungkan amal kebaikan kita.

    Dalam Q.S. 23 ayat 103, Allah menyatakan jikakebaikan kita sedikit, kita termasuk orang-orang yang merugi(bangkrut) karena kebaikan kita tidak mencukupi untuk menutupi keburukan (dosa) yang kita kerjakan. Jadilah kita sekarang tidak mempunyai sisa pahala kebaikan sedikit pun dan akan menghadap Allah dalam keadaan membawa sisa dosadan disebut sebagai orang yang berdosa.

    “Sesungguhnya orang-orang yang berdosa kekal didalam azab neraka Jahanam.”
    (Q.S.Az-Zukhruf [43]:74)

    Kita semua pasti mempunyai dosa,lalu apakah dengan begitu kita akan kekal dineraka?

    Lalu siapakah yang dimaksud sebagai orang yang berdosa sehingga kekal dineraka tersebut? Ayat ini dijelaskan oleh ayat lainnya,

    “Sesungguhnya barang siapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa, maka sesungguhnya baginya neraka Jahanam. Ia tidak mati didalamnya dan tidak (pula) hidup
    .”(Q.S. Thahaa [20]: 74)

    Jadi yang dimaksud orang yang berdosa dan kekal dineraka adalah orang yang datang kepada Allah dengan membawa sisa dosa seperti yang telah disebutkan dalam Surat Almukminuun ayat 103 dan Ali Imran ayat 162-163.

    ”Keburukan =90 dikurang Kebaikan =30 tinggal tersisa Keburukan = 60 Kebaikan =0 Siksaan bagi seseorang yang memiliki sisa keburukan 60, tentu akan berbeda dengan seseorang yang memiliki sisakeburukan 6 juta.

    (162)Apakah orang yang mengikuti kerida-an Allah sama dengan orang yang kembali membawa kemurkaan dari Allah dan tempatnya adalah (neraka) Jahanam? Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.

    (163)Kedudukan) mereka itu bertingkat-tingkat di sisi Allah. Dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.(Q.S.Ali Imran [3]: 162-163) Meskipun demikian, sekecil apapun sisa dosa mereka,tetap saja siksaan neraka tidak ada yang ringan. Menurut sebuah hadis Nabi yang pernah saya dengar,orang yang paling ringan siksaannya di neraka ialah orang yang kakinya dipanggang sehingga otaknya meletup karena mendidih. Diatas semua itu, yang lebih mengerikan ialah kita tidak bisa keluar dari neraka itu buat selama-lamanya.

    Coba pejamkan mata Anda sejenak. Jika selama inikita membayangkan bahwa kita pasti masuk surga, maka saat ini bayangkan kita sedang diseret dan dihadapkan pada neraka yang membara. Kita akan masuk di dalamnya untuk selama-lamanya karena banyaknya kesalahan yang kita perbuat selama di dunia. Kita menyesal dan yakin tidak ada yang bisa menyelamatkan kita dari panasnya api neraka kecuali Allah.Kita pun memohon, “Ya Allah, kami telah melihat dan mendengar, kami telah yakin, maka kembalikanlah kami kedunia barang sebentar saja,kam iberjanji akan beramal saleh.Hari ini kami mengakui kesalahan dan keingkaran kami.Apapun akan kami lakukan asalkan kami bisa kembali ke dunia untuk menebus kesalahan-kesalahan kami selama ini.Kasihanilah kami hari ini. Kepada siapa lagi kami harus meminta belas kasihan selain hanya kepada-Mu”.Sekarang buka mata Anda. Rasakan bahwa Allah mengabulkan permohonan Anda. Hari ini Allah telah mengembalikan Anda ke dunia untuk menebus semua kesalahan yang pernah dilakukan.Tunggu apalagi? Allah telah memberikan kesempatan kepada kita untuk bertaubat dan beramal saleh. Perlukah kita menyesal untuk yang kedua kalinya.

    Saksikanlah,bahwa hari ini kami telah menyampaikan peringatan

Leave a Reply