Loading
Arwah Syuhada | Islam dan Sains-Edy - Part 2

SUDAH “mengerjakan” SHALAT ….. tapi … masih CELAKA {Al Maa’uun:4} …. apa sebabnya ??? ————————————— SHALAT …. hanya dapat PAYAH dan LETIH !!!?? …..apa SEBABnya ??? ——————————- >> maka ….DIRIKAN-lah SHOLAT {Al Baqarah:3 } …. bukan hanya mengerjakan SHALAT … ” tapi” …. NIAT-nya {“tidak riya”} dan lihat “GUNA/imbas”-nya setelah shalat…. masih MAKSIAT/KEJI/Munkar ?? ………………… Rasulullah menegaskan, ”Barang siapa yang SHALATnya TIDAK dapat MENCEGAH perbuatan KEJI dan MUNKAR, maka tiada bertambah baginya kecuali semakin JAUH dari Allah.” (HR Ali Ibnu Ma’bad). ………………………….. Rasulullah SAW pernah bersabda, ”Akan datang pada manusia (umat Muhammad) suatu zaman, banyak orang yang merasakan dirinya SHALAT, padahal mereka sebenarnya TIDAK shalat.” (HR Ahmad} ………………………….. Rasulullah menyatakan, ”Berapa BANYAK ORANG yang SHALAT, keuntungan yang diperoleh hanyalah PAYAH dan LETIH.” (HR Ibnu Majah). ……………………………. ﴾ Al Baqarah:3 ﴿……. (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang MENDIRIKAN {dan mereka mendirikan/ وَيُقِيمُونَ} SHALAT, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. ﴾ Al Baqarah:43 ﴿……… Dan DIRIKANLAH {dan dirikan olehmu/ وَأَقِيمُوا۟} SHALAT, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’. ﴾ Al Baqarah:110 ﴿……….. Dan DIRIKANLAH {وَأَقِيمُوا۟} SHALAT dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Alah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. ……………………….. ﴾ Al Maa’uun:1 ﴿ Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? ﴾ Al Maa’uun:2 ﴿ Itulah orang yang menghardik anak yatim, ﴾ Al Maa’uun:3 ﴿ dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. ﴾ Al Maa’uun:4 ﴿ Maka keCELAKAanlah {فَوَيْلٌ} bagi orang-orang yang shalat, ﴾ Al Maa’uun:5 ﴿ (yaitu) orang-orang yang LALAI {سَاهُونَ} dari shalatnya, ﴾ Al Maa’uun:6 ﴿ orang-orang yang berbuat riya {يُرَآءُونَ}, ﴾ Al Maa’uun:7 ﴿ dan mereka enggan {وَيَمْنَعُونَ} menolong {memberi PERTOLONGAN/ ٱلْمَاعُونَ) ………………… Rasulullah menegaskan, ”Barang siapa yang SHALATnya TIDAK dapat MENCEGAH perbuatan KEJI dan MUNKAR, maka tiada bertambah baginya kecuali semakin JAUH dari Allah.” (HR Ali Ibnu Ma’bad). …………………………………….. orang ISLAM …. yang “BANGKRUT” di AKHIRAT ….. MENGAPA?? … sudah “susah-susah” PUASA … sudah “susah-susah” SHALAT … sudah “susah-susah” ZAKAT *) {TETAPI} …. TIDAK BISA menjaga ‘NAFSU (…. egois/ ingin menang sendiri/ ingin BENAR sendiri … lalu MENUDUH/ MEMFITNAH manusia lain…. ) dari MULUTnya’ **) KEBAIKANnya diambil …..setelah ….. sudah HABIS KEBAIKANnya, KEBURUKAN mansuia yang diFITNAH diletakkan di PUNDAKnya …. lalu orang yang MEMFITNAH dilemparkan ke NERAKA ***) betapa RUGI ibadah PUASA, SHALAT, dan ZAKATnya….. tak berguna …. BANGKRUT/ RUGI BESAR ————————— Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam lalu berkata, “Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku ialah (orang) yang datang pada hari kiamat dengan membawa amalan puasa, shalat dan zakat, tetapi dia pernah mencaci-maki orang ini dan menuduh orang itu berbuat zina. Dia pernah memakan harta orang itu lalu dia menanti orang ini menuntut dan mengambil pahalanya (sebagai tebusan) dan orang itu mengambil pula pahalanya. Bila pahala-pahalanya habis sebelum selesai tuntutan dan ganti tebusan atas dosa-dosanya maka dosa orang-orang yang menuntut itu diletakkan di atas bahunya lalu dia dihempaskan ke api neraka.” (HR. Muslim) ——————————- Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda (artinya) : “Barangsiapa yang memiliki kesalahan dengan saudaranya maka hendaklah diselesaikan sekarang, karena sesungguhnya di sana (di akhirat) tiada lagi harta untuk membayar, (yang ada hanyalah) diambil kebaikan yang ada padanya, kalau dia tidak mempunyai kebaikan, diambil keburukan orang itu lalu diletakkan ke atasnya.” (Hadits Riwayat Bukhari) ———————— Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu?” ….. Mereka menjawab : “Orang yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tidak memiliki dirham dan tidak pula memiliki harta/barang.” ….. Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala SHALAT, puasa, dan zakat. Namun ia juga datang dengan membawa dosa kedzaliman. Ia pernah mencerca si ini, menuduh tanpa bukti terhadap si itu, memakan harta si anu, menumpahkan darah orang ini dan memukul orang itu. Maka sebagai tebusan atas kedzalimannya tersebut, diberikanlah di antara kebaikannya kepada si ini, si anu dan si itu. Hingga apabila kebaikannya telah habis dibagi-bagikan kepada orang-orang yang didzaliminya sementara belum semua kedzalimannya tertebus, diambillah kejelekan/kesalahan yang dimiliki oleh orang yang didzaliminya lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia dicampakkan ke dalam neraka.” (HR. Muslim no. 6522) ……………

July 2, 2016 Edy Methek 4

SUDAH “mengerjakan” SHALAT ….. tapi … masih CELAKA {Al Maa’uun:4} […]

UMUR kita .. diHABISkan untuk APA ?? …… perhitungan nya —————————————- hadits dari sahabat Abu Barzah Al-Aslamy radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, …………………… لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ أَرْبَعٍ: عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ عِلْمِهِ مَاذَا عَمِلَ بِهِ، وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أُنْفَقَهُ، وَعَنْ جِسْمِهِ فَيَا أَبْلَاهُ “Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat hingga dia ditanya tentang empat perkara: (1) tentang umurnya, pada hal apa dia habiskan, (2) tentang ilmunya, bagimana dia beramal dengannya, (3) tentang hartanya, dari mana dia dapatkan dan pada hal apa dia belanjakan (4) dan tentang jasadnya pada hal apa dia usangkan.” [Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, Ad-Darimy, Abu Ya’lâ, Al-Baihaqy dalam Al-Madkhal dan selainnya. Lafazh hadits milik Al-Baihaqy. ————————————- Umur atau masa hidup kita merupakan salah satu nikmat terbesar yang akan ditanyakan di hari kiamat kelak. Umur yang panjang tentu perlu direnungkan dan disyukuri. Apakah kita menghabiskannya pada hal yang bermanfaat atau tidak. ——————————— Allah Ta’ala berfirman: أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَا يَتَذَكَّرُ فِيْهِ مَنْ تَذَكَّرَ وَجَاءَكُمُ النَّذِيْرُ, فَذُوْقُوْا فَمَا لِلظَّالِمِيْنَ مِنْ نَصِيْرٍ. “…Dan apakah tidak cukup Kami telah memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan?, maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun”. (Q.S. Fathir: 37). ———————————- Telah kita ketahui bersama bahwa umur kita sebagai ummat Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah sekitar 60 – 70 tahun, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi Muhammad shallallhu ‘alaihi wassallam berkata: “Umur umatku antara 60 dan 70 tahun, sedikit dari mereka yang melampauinya.” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah) ————————- Saya pribadi jujur saja sejak belajar agama dan mempelajari hadits-hadits tersebut, saya sangat menyesal akan kekhilafan yang dulu saya terbenam di dalamnya. Betapa banyak waktu yang saya sia-siakan. Terlalu banyak sendau gurau, bersantai dan bermain daripada berfikir merenungi hakikat hidup dan belajar ilmu agama. Terlalu banyak waktu urusan dunia dihabiskan daripada urusan ukhrawi. Terlalu banyak waktu dilewati dengan berbuat dosa daripada mengumpul bekal amalan shalih. Sungguh betapa naifnya saya dulu, tiap tahun memperingati hari ulang tahun tetapi jarang bahkan tidak pernah mengingat hari akhir saya bagaimana keadaannya, baik atau buruk, beruntung atau sengsara. Yaa, Allah yang Maha Pengampun. Ampuni saya yang lalai ini. ……………………

July 1, 2016 Edy Methek 2

UMUR kita .. diHABISkan untuk APA ?? …… perhitungan nya […]

Nilai hitung “AMAL IKHLAS” karena Allah …… dan .. karena “AMAL karena PAMRIH” {mengharap IMABALAN dari manusia} ——————————————- beramal = IKHLAS karena Allah = tanpa PAMRIH ………………….. << jangan SEPERTI anak kecil …. diperintah orang tua … lalu MENGERJAKAN perintah orang tua …. karena ingin … diberi IMBALAN (uang, permen, minuman, makanan dst ,,,,,,, menunjukkan IMAN dan ISLAM yang MASIh “KERDIL” …. tidak memahami …. > —————————— lawan IKHLAS = PAMRIH …………………..Ikhlas = menyerahkan dirinya pada Allah saja {An Nisaa:125} =============================== IKHLAS = TANPA “pamrih” = “TIDAK mengharap IMBALAN apapun” ——————————— <<< …. jika manusia BERIBADAH pada Allah karena ada PAMRIH .. agar dapat SURGA … agar dapat BIDADARI .. agar dapat BIDADARA .. agar dapat RUMAH di SURGA … agar dapat keNIKMATan … agar tidak DISIKSA di neraka .. dst = IBADAH TIDAK “ikhlas” .. krn ada PAMRIH …. >>> ………………………………………………… … ini yg tidak dipahami orang AWAM … manusia harus ISLAM/ berserah diri pada Allah .. agar aslama/selamat …. IKHLAS “menerima SEMUA pemberian Allah .. baik diberi SURGA .. atau dimasukkan ke NERAKA …. ================== “IKHLAS dg pemberian Allah” …. dapat KENIKMATAN atau dapat SIKSAAN dari Allah …………… beramal = IKHLAS karena Allah = tanpa PAMRIH …………………..

July 1, 2016 Edy Methek 4

Nilai hitung “AMAL IKHLAS” karena Allah …… dan .. karena […]

keISTIMEWAan burung GAGAK ……. dalam Al Qur’an ————————————- Peran burung gagak dalam cerita yang terkandung dalam Alquran adalah mengajarkan manusia bagaimana cara menguburkan jasa orang mati, mengapa Allah Yang Maha Kuasa memilih hewan ini dari makhluk lainnya? Karena untuk mengajarkan manusia pertama. ——————– Studi ilmiah membuktikan bahwa gagak adalah burung yang paling cerdas dan kecerdikannya dari semua hewan, dan memiliki ukuran otak terbesar bila dibandingkan dengan ukuran tubuh pada burung yang sangat terkenal ini. ————————— Majalah American Scientific mempublikasikan hasil penelitian para ilmuwan, Bernd Heinrich dan Thomas Bugnyar – Vermont University, Kanada dan St Andrews University, Skotlandia – yang menunjukkan kemampuan mental yang luar biasa dari gagak. “Burung ini menggunakan logika untuk memecahkan masalah dan beberapa kemampuan mereka bahkan melampaui dari kera besar,” kata mereka. …………………….. Dalam percobaan ini, gagak diberi tugas yang sangat kompleks yang mereka belum pernah dapati sebelumnya dan naluri mereka tidak diprogram untuk melakukannya secara alami, namun mereka selalu berhasil mencari kreatifitas dan solusi logis untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut. Yang lebih mengejutkan lagi, mereka melakukannya dengan benar pertama kali, setiap kali, tanpa proses trial and error apapun! …………………………. Beberapa percobaan menunjukkan bahwa burung gagak yang licik bisa membuat binatang lain bekerja untuk mereka, membuat hewan lain mencarikan makanan untuk mereka atau minimalnya mempermudah mereka. …………………………… Bukti lain kecerdasan yang tinggi dari Gagak adalah bahwa mereka bisa beradaptasi dengan daerah yang sangat berbeda, dari padang pasir ke pegunungan. Mereka belajar untuk menemukan makanan bahkan dalam kondisi paling keras, dan mereka tahu bagaimana dan kapan harus menggunakan hewan lain untuk membantu mereka mendapatkan makanan yang mereka tidak bisa mendapatkannya sendiri. ………………………………………. Ketika para peneliti melihat gagak lulus dari ujian yang sulit, para peneliti bertanya-tanya apa tujuan semua kepandaian ini berfungsi, karena burung lain menjalani hidup dengan baik walaupun dengan intelijen jauh lebih sedikit? mungkinkah gagak memiliki tujuan yang lebih tinggi di alam daripada kehidupan burung yang sederhana? =============== Berikut beberapa kelebihan gagak yang hampir sama dengan manusia lakukan hingga saat ini. Terlebih untuk umat muslim, untuk pelajaran. ………………………. Berikut adalah contohnya : 1. Ketika ada salah satu gagak yang melakukan kesalahan seperti mengambil jatah makanan untuk anak-anak gagak, maka gagak tersebut akan di hukum dengan cara di patuki oleh sekelompok gagak sehingga gundul seperti anak gagak yang belum dewasa. ( subhanallah !! Luar biasa )………. 2. Jika ada gagak jantan menyakiti gagak betina, maka sekelompok gagak akan menyerangnya sampai mati. ( wah.wah.wah. kalah dong manusia solidaritasnya ?? Terkadang kita melihat wanita di aniaya saja, masi terdiam. Hemmm….seharusnya kita malu )…………. 3. Dan perilaku gagak yang terakhir dan paling menakjubkan yakni yang hampir mirip dengan hukuman di negara arab jika ada eksekusi mati………….. Burung-burung gagak akan berkumpul dan berkeliling di tanah yang luas seperti kebun atau sawah untuk menyaksikan hukuman mati terdakwa gagak yang bersalah……………. Sehingga seperti penjagaan yang ketat atas proses hukuman……… Terdakwa gagak akan di tundukan kepalanya dan di turunkan sayapnya hingga berkoak sebagai bentuk pengakuan atas kesalahanya……….. Dan ketika terdakwa gagak di jatuhi hukuman mati, maka seluruh gagak yang tadi berkumpul akan mematuki dengan paruhnya hingga mati…….. Setelah terdakwa gagak mati, maka salah satu gagak akan membawanya dan menyiapkan galian tanah untuk menguburkanya. Sebagai bentuk rasa hormat atas mayatnya……………. ================

June 28, 2016 Edy Methek 2

keISTIMEWAan burung GAGAK …….  dalam Al Qur’an ————————————- Peran burung […]

1 2 3 4 6