Loading
Detik | Islam dan Sains-Edy

Jika Allah maha baik, mengapa Dia menciptakan neraka???Mengapa tidak masuk surga saja semua? Mengapa harus ada neraka? ———— Kita sebagai manusia yang beriman, tentunya harus selalu mengacu kepada sumber-sumber dasar hukum tersebut di dalam menentukan atau menilai suatu hal dan permasalahan, artinya predikat baik atau buruk, sopan atau tidak sopan, lembek atau keras, kejam atau tidak kejam…..baru dianggap sah dan benar jika pengertian dan pengetahuan yang kita miliki sudah kita selaraskan dengan pengertian dan ilmu yang datang dari Tuhan Pencipta Alam. ———————— “Dan katakanlah kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu” (QS Al Kahfi : 29) ——————– “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu. Dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu” (QS Al Baqarah : 216) ——————- Masalahnya sekarang ini kita hidup di zaman yang penuh dengan berkembangnya paham-paham baru seperti LIBERALISME, FEMINISME, FEDERALISME, dsb yang beberapa inti ajarannya sangat membahayakan dan bertentangan dengan akidah, pengertian dan perbuatan umat Islam pada umumnya. Mereka (paham-paham tersebut) sangat mendukung dan membantu segala bentuk kesenangan dan kebebasan tanpa batas. ————– Yang penting asalkan suka sama suka dan tidak ada paksaan maka hal itu tidak melanggar norma-norma hukum kemanusiaan, yang imbasnya akan mengotori dan merusak norma-norma hukum agama yang penuh dengan pantangan, halangan, dan larangan. Meraka selalu berusaha untuk menghancurkan segala bentuk keterbatasan dan ketidakbebasan walaupun pada hakikatnya semua keterbatasan dan ketidakbebasan itu didasari demi tercapainya suatu kebaikan, kesopanan, kepantasan, keberadaban serta keharmonisan hubungan diantara sesama manusia. Tetapi sayangnya paham dan propaganda-propaganda itu sudah cukup sukses tersebar dan menyebar dengan luas di semua kalangan di dunia ini. Kita telah terciptakan dan hidup di dunia ini agar kita bisa menjadi khalifah-NYA di muka bumi, makna lebih dalamnya lagi adalah supaya kita mau tunduk dan patuh terhadap segala ketentuan dan perintah dari ALLAH swt. Bukannya kita yang harus mengatur ALLAH, tetapi kita yang harus diatur agar kita selamat di dunia dan akhirat. Begitu juga ALLAH swt telah menciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan, siang dan malam, baik dan buruk, bersih dan kotor, bagus dan jelek, bahagia dan sedih, hidup dan mati yang pada akhirnya surga dan neraka. Itu sudah merupakan salah satu sunatullah dan qudrat-NYA. ————– —————– “Hai jiwa yang tenang…Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhoi-NYA…Maka masuklah kedalam jama’ah hamba-hamba-KU…Dan masuklah kedalam Surga-KU” (QS Al Fajr : 27-30) —————— Ibaratnya seperti seorang Ibu yang ditinggal pergi jauh oleh anak putrinya yang cantik, karena dia harus sekolah atau bekerja di suatu kota besar untuk waktu yang cukup lama. Tentunya si ibu tersebut akan selalu merindukannya dan merisaukan segala keselamatan dan kesehatannya. Andaikan si Ibu itu menerima kabar kalau anak kesayangannya itu sakit, diganggu/disakiti oleh orang lain apalagi sampai dia berbuat yang tidak baik (dosa)….maka si ibu itu akan merasakan sangat teriris-iris hatinya karena rasa sayang dan cintanya kepada putrinya itu. Dan dapat dipastikan kalau rasa cemas, khawatir, dan cinta ALLAH kepada kita yang masih hidup di dunia ini adalah 70 kali lebih besar dan kuat daripada rasa yang dimiliki oleh si ibu tersebut. Itulah mengapa BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM….Dengan menyebut nama ALLAH yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Kalau kita ibaratkan misalnya….kasih sayang ALLAH itu bernilai 100%, maka hanya 1% saja yang DIA turunkan dan curahkan kepada umat manusia di dunia….sedangkan yang 99% nya lagi akan diberikan kepada kita pada hari Penghisaban. Dimana ALLAH pada hari itu akan benar-benar memperlihatkan kemaha sayangannya dan kemaha adilannya, karena disitulah penentuan akhir dari segala tindak tanduk, perbuatan, nasib serta takdir dari setiap jiwa yang pernah hidup. ————– “Maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya” (QS Al Infithar : 5) —————- Disana mahkamah pengadilan akan digelar selama kurang lebih 500.000 tahun karena semua orang dari zaman Nabi Adam sampai Bayi terakhir lahir akan diadili seadil-adilnya. Siapa yang berbuat kebajikan walaupun sebesar biji zarrahpun akan mendapatkan hasilnya dan begitu juga sebaliknya. ———————- “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat balasannya….dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat balasannya pula” (QS Al Zalzalah : 7-8) ———————- Tidak akan ada seorangpun yang teraniaya dan terugikan. Pada saat itu….kasusnya bisa jadi seorang yang mencuri tetapi yang akan dimintai pertanggungjawabannya adalah para pemimpin. Dia mencuri karena orang miskin dan sangat lapar, sedangkan setiap pemimpin bertanggung jawab atas semua orang (rakyat) yang dipimpinnya. Atau bisa jadi kasus berikutnya adalah….seorang anak yang berzina, tetapi yang disalahkan adalah kedua orang tuanya karena tidak segera menikahkan anaknya ketika waktunya tiba. Jadi segala persoalan tidak akan diputuskan seenaknya saja dan semau gue….tidak seperti kita membeli pisang goreng dan es teh manis tanpa pikir dulu….just do it!…yang penting isi perut dapat terisi. Pada saat itu semua orang dari segala suku, bangsa, agama, kalangan, pekerjaan, profesi dsb akan menyesal dan menangis hebat karena penyesalan yang begitu mendalam ketika mereka telah menyaksikan kenyataan / realitas dengan mata kepala sendiri. Tetapi ALLAH masih sangat penyayang….karena itu DIA memberikan jalan lain / solusi lain agar hamba-hamba-NYA bisa terselamatkan dari azab api neraka yaitu dengan cara memberikan izin kepada para Rasul, Nabi, Sahabat, Wali, dan Hafizh untuk memberikan Syafaat / Pertolongan kepada umat manusia asalkan mereka (Para Pendosa dan Pendurhaka) adalah orang-orang yang mengakui adanya 1 Tuhan dan Muhammad saw adalah sebagai rasul terakhir. Semakin tinggi derajat mereka (Para Rasul,….., Wali) semakin banyak pula orang-orang yang bisa mereka selamatkan dari api neraka. Demi ALLAH……ALLAH tidak rela sedikitpun jika hamba-hamba-NYA harus singgah dulu di neraka walaupun hanya 1 detik. Tetapi DIA lah yang maha adil, maha membalas dan maha menepati janji…..jadi DIA harus rela, pasrah dan ridho akan ketentuan-ketentuan-NYA yang telah ditetapkan-NYA selama berjuta-juta tahun sebelumnya, untuk membiarkan banyak dari hamba-hamba-NYA untuk dicuci dahulu segala dosa-dosanya di dalam api neraka. Walaupun Hati-NYA hancur lebur karena kesedihan-NYA yang begitu mendalam sehingga dapat menggetarkan kebesaran, kemegahan, dan keagungan Arasy-NYA / Singgasana-NYA. Tetapi apa mau dikata…..nasi sudah jadi bubur……Semua buku-buku amalan sudah ditutup, tidak dapat dirubah lagi, dan harus dikembalikan kepada pemiliknya masing-masing. Segala kasih sayang ALLAH kepada hamba-hamba-NYA telah mutlak dan tuntas diberikan…..tidak ada satupun yang terlewat. Para Rasul, Nabi, Wali dan Solihin untuk memberikan peringatan dan kabar gembira kepada umat manusia tentang hari akhirat kelak….Akal untuk membedakan hal-hal yang baik dan buruk……Hidayah, Taufik, Ilham untuk menunjukkan kepada jalan yang benar dan lurus…..Al Qur’an dan Hadist untuk mengetahui suatu ilmu kebenaran tentang haq dan bathil (halal dan haram)…..Cobaan dan Teguran untuk lebih menyadarkan diri dari segala kesalahan……Tetapi alangkah sayangnya, semuanya itu hanyalah bagaikan angin yang berlalu saja untuk diri kita. Lalu kalau sudah begitu…..APA SALAH ALLAH?…..KEJAM dan SADISkah TUHANku?…Mudah-mudahan Kamu Mengerti…

August 17, 2016 Edy Methek 0

Jika Allah maha baik, mengapa Dia menciptakan neraka???Mengapa tidak masuk […]

hukum kauniyah Allah gaya TARIK /gaya GRAVITASI …….. menyebabkan BULAN mengitari BUMI … dan BUMI mengitari MATAHARI ….. matahari mengitari PUSAT GALAKSI/black hole/dwarf star ——————————– Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta. Gaya gavitasi Bumi adalah gaya tarik Bumi terhadap benda-benda yang berada di atasnya. ———————– Buah-buahan yang jatuh dari pohonnya merupakan contoh gaya gravitasi. Semua benda yang ada di Bumi ini akan jatuh ke tanah apabila tidak ada yang menyangganya di suatu ketinggian. Percepatan gravitasi pada setiap tempat di permukaan bumi tidaklah sama. Di equator percepatan gravitasi sekitar 9,78 m/s, sedangkan di daerah kutub sekitar 9,83 m/s. ————————– Terdapat tiga faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Pertama, bentuk bumi yang tidak benar-benar bulat yaitu bulat pepat sehingga gaya sentrifugal yang menentang gravitasi lebih besar di equator. Hal inilah yang menyebabkan jarak equator ke pusat bumi lebih jauh dari pada jarak kutub ke pusat bumi. Akibatnya percepatan gravitasi bumi di equator lebih kecil daripada di kutub. Kedua, topografi permukaan bumi yang beragam menyebabkan perbedaan percepatan gravitasi. Karena percepatan gravitasi tergantung dari jaraknya terhadap permukaan bumi. Sehingga semakin tinggi sebuah benda dari permukaan bumi, semakin kecil percepatan gravitasi. Ketiga, kepadatan atau kerapatan massa bumi yang berbeda-beda menghasilkan gravitasi pada permukaan bumi yang berbeda pula. Makin padat atau rapat massa bumi maka makin kecil gravitasinya. Daratan merupakan wilayah yang memiliki kerapatan massa yang tinggi sehingga gravitasinya lebih kecil daripada wilayah lautan. ———————— Pergerakan Semu Benda-benda Langit —————————- Gerak semu langit adalah gerak yang kita amati dari Bumi, dimana benda-benda langit terlihat terbit di timur dan tenggelam di barat. Gerak semu ini teramati karena Bumi kita yang berotasi dengan arah sebaliknya, dari barat ke timur. Lintasan gerak benda-benda langit yang terbit di timur dan terbenam di barat, dinamakan lintasan harian benda langit. Lintasan harian ini terlihat berbeda jika kita mengamatinya dari lintang berbeda. Jika kita berada tepat di khatulistiwa, kita akan mengamati lintasan haria benda-benda langit tersebut, tegak lurus terhadap horizon / ufuk. —————————- Gerak semu langit tidak sama periodenya dengan gerak Matahari di langit (diamati dari Bumi). Gerak semu langit periodenya 23 jam 56 menit 4.1 detik, sedangkan gerak harian Matahari di langit periodenya 24 jam. Terdapat perbedaan sekitar 4 menit. Perbedaan ini menyebabkan penampakan langit sedikit berbeda dilihat pada jam yang sama tiap harinya. ————————— Revolusi Bumi adalah peredaran Bumi mengelilingi Matahari. Revolusi Bumi merupakan akibat tarik menarik antara gaya gravitasi Matahari dengan gaya gravitasi Bumi, selain perputaran Bumi pada porosnya atau disebut rotasi Bumi. Kala revolusi Bumi dalam satu kali mengelilingi Matahari adalah 365¼ hari. Bumi berevolusi tidak tegak lurus terhadap bidang ekliptika melainkan miring dengan arah yang sama membentuk sudut 23,5˚ terhadap Matahari, sudut ini diukur dari garis imajiner yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan yang disebut dengan sumbu rotasi. ——————————– Hal ini dikarenakan poros Bumi selalu menunjuk ke satu arah (ke bintang kutub) dan arah itu membentuk sudut 66 ½o dengan bidang tempuhan atau peredaran Bumi. Karena kedudukan Bumi yang demikian, sinar Matahari tidak selalu menyinari permukaan Bumi yang sama, tetapi berubah-ubah sesuai dengan kedudukan Bumi pada saat itu. Hal ini merupakan bukti bahwa Bumi melakukan revolusi, sehingga kedudukan Matahari terhadap Bumi selalu mengalami perubahan. ——————— ————————- Tiap bintang mempunyai planet-planet sendiri. Planet-planet itu setia mengelilingi sang bintang. Begitu juga dengan bintang di Tata Surya kita, yaitu Matahari. Matahari juga mempunyai planet yang setia mengelilingi Matahari. Salah satu planet itu bernama Planet Bumi. ———————— Kenapa Planet Bumi dan planet lain tidak bisa jalan-jalan ke bintang lain, ya? Kenapa planet di Tata Surya tidak pindah mengelilingi bintang tetangga? Hmm, penyebabnya adalah karena Matahari mempunyai gravitasi atau gaya tarik yang sangat besar. Artinya, Matahari selalu berusaha menarik Planet Bumi agar jatuh ke Matahari. Uniknya, Planet Bumi juga berusaha mempertahankan diri agar tidak jatuh tertelan Matahari. ———————— ——————– Planet-planet terkunci mengelilingi Matahari karena gaya tarik Matahari sangat besar. —————————- Planet Bumi bisa bertahan tidak ditelan Matahari karena Planet Bumi mempunyai massa dan kecepatan. Planet Bumi selalu berlari mengelilingi Matahari supaya tidak ditelan gaya tarik Matahari. ————————– jika Planet Bumi tidak berlari mengelilingi Matahari, maka Planet Bumi akan ditarik dan ditelan Matahari. Gaya tarik Matahari ini juga menyebabkan Planet Bumi tidak bisa meninggalkan Matahari. Planet Bumi seperti terkunci pada Matahari. ———————— seandainya Planet Bumi malas-malasan berlari mengelilingi Matahari, maka Planet Bumi akan ditelan Matahari. Seram, ya! Ayo, Planet Bumi! Jangan berhenti berlari melawan gaya tarik Matahari, ya! ——————- sekarang kamu sudah tahu, kan, kenapa planet bumi mengitari matahari?

July 27, 2016 Edy Methek 3

hukum kauniyah Allah gaya TARIK /gaya GRAVITASI …….. menyebabkan BULAN […]