Loading
Edar | Islam dan Sains-Edy

Alam semesta Meluas {AL QUR’AN) dan Teori Big Bang ———————————————- menunjukkan Al Quran adalah Firman Tuhan, TIDAK MUNGKIN Al QUR’AN Karangan/buatan Muhammad SAW. —————- 1. Benar kiranya jika Al Qur’an disebut sebagai mukjizat. Bagaimana tidak, ternyata ayat-ayat Al Qur’an yang diturunkan di abad ke 7 masehi di mana ilmu pengetahuan belum berkembang (saat itu orang mengira bumi itu rata dan matahari mengelilingi bumi), sesuai dengan ilmu pengetahuan modern yang baru-baru ini ditemukan oleh manusia. ———————– Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah diam, tetapi bergerak dalam garis edar tertentu: “Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (Al Qur’an, 36:38) ————————– 2. Teori Big Bang = Penciptaan Alam ———————- Sebagai contoh ayat di bawah: “Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” [Al Anbiyaa:30] ——————– Saat itu orang tidak ada yang tahu bahwa langit dan bumi itu awalnya satu. Ternyata ilmu pengetahuan modern seperti teori Big Bang menyatakan bahwa alam semesta (bumi dan langit) itu dulunya satu. Kemudian akhirnya pecah menjadi sekarang ini. —————– 3. Kemudian ternyata benar segala yang bernyawa, termasuk tumbuhan bersel satu pasti mengandung air dan juga membutuhkan air. Keberadaan air adalah satu indikasi adanya kehidupan di suatu planet. Tanpa air, mustahil ada kehidupan. Inilah satu kebenaran ayat Al Qur’an. ————————– ————— 4.matahari dan bulan bergerak dalam orbit——- Tatkala merujuk kepada matahari dan bulan di dalam Al Qur’an, ditegaskan bahwa masing-masing bergerak dalam orbit atau garis edar tertentu. Padahal 1.400 tahun lalu Ilmu pengetahuan belum sampai sana. ————— “Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (Al Qur’an, 21:33) —————— 5. 1.400 tahun yang lalu Alquran sudah menegaskan bahwa alam semesta ini mengembang atau meluas…………1.400 tahun kemudian ilmu pengetahuan membuktikannya. ————— Langit yang mengembang (Expanding Universe) Dalam Al Qur’an, yang diturunkan 14 abad silam di saat ilmu astronomi masih terbelakang, mengembangnya alam semesta digambarkan sebagaimana berikut ini: ————- “Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya.” (Al Qur’an, 51:47) ————– Menurut Al Qur’an langit diluaskan/mengembang. Dan inilah kesimpulan yang dicapai ilmu pengetahuan masa kini. —————– Surat 88 Al-Ghaasiyaah ayat 18 yang artinya: DAN LANGIT, BAGAIMANA IA DITINGGIKAN? ———— Kata “ditinggikan” berarti dibuat menjadi lebih tinggi, jadi langit itu semakin tinggi. Bukankah ini berarti juga bahwa langit itu semakin luas? —————— Sejak terjadinya peristiwa Big Bang, alam semesta telah mengembang secara terus-menerus dengan kecepatan maha dahsyat. Para ilmuwan menyamakan peristiwa mengembangnya alam semesta dengan permukaan balon yang sedang ditiup. ———— Hingga awal abad ke-20, satu-satunya pandangan yang umumnya diyakini di dunia ilmu pengetahuan adalah bahwa alam semesta bersifat tetap dan telah ada sejak dahulu kala tanpa permulaan. Namun, penelitian, pengamatan, dan perhitungan yang dilakukan dengan teknologi modern, mengungkapkan bahwa alam semesta sesungguhnya memiliki permulaan, dan ia terus-menerus “mengembang”. ————

August 20, 2016 Edy Methek 1

Alam semesta Meluas {AL QUR’AN)  dan Teori Big Bang ———————————————- […]

AL QURAN yang mengajak memperdalam Sains. Qur-an itu memuat bermacam-macam pemikiran tentang fenomena alam, dengan perinci yang menerangkan hal-hal yang secara pasti cocok dengan Sains modern. Dalam hal ini tak ada hal yang serupa itu dalamagama Yahudi dan Kristen. ——————– “Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” [Al Anbiyaa:30] ————– Saat itu orang tidak ada yang tahu bahwa langit dan bumi itu awalnya satu. Ternyata ilmu pengetahuan modern seperti teori Big Bang dan teori ilmiyah lainnya menyatakan bahwa alam semesta (bumi dan langit) itu dulunya satu. Kemudian akhirnya pecah menjadi sekarang ini. —————— Kemudian ternyata benar segala yang bernyawa, termasuk tumbuhan bersel satu pasti mengandung air dan juga membutuhkan air. Keberadaan air adalah satu indikasi adanya kehidupan di suatu planet. Tanpa air, mustahil ada kehidupan. Inilah satu kebenaran ayat Al Qur’an. ——————– Tatkala merujuk kepada matahari dan bulan di dalam Al Qur’an, ditegaskan bahwa masing-masing bergerak dalam orbit atau garis edar tertentu. —————— “Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (Al Qur’an, 21:33) ———————- Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah diam, tetapi bergerak dalam garis edar tertentu: “Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (Al Qur’an, 36:38) ——————- Langit yang mengembang (Expanding Universe) ——————- Dalam Al Qur’an, yang diturunkan 14 abad silam di saat ilmu astronomi masih terbelakang, mengembangnya alam semesta digambarkan sebagaimana berikut ini: ——————- “Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya.” (Al Qur’an, 51:47) ————– Menurut Al Qur’an langit diluaskan/mengembang. Dan inilah kesimpulan yang dicapai ilmu pengetahuan masa kini. —————– Menurut Stephen Hawkings dengan teori Big Bang, sejak terjadinya peristiwa Big Bang, alam semesta telah mengembang secara terus-menerus dengan kecepatan maha dahsyat. Teori lain seperti Inflationary juga berpendapat jagad raya terus berkembang. Para ilmuwan menyamakan peristiwa mengembangnya alam semesta dengan permukaan balon yang sedang ditiup. ——-

August 17, 2016 Edy Methek 0

AL QURAN yang mengajak memperdalam Sains. Qur-an itu memuat bermacam-macam […]

BUMI, MATAHARI {bintang/star}, dan BULAN …. ber-ROTASI {berPUTAR pada POROSnya/spin} —————————- mengapa ? apa sebabnya ? untuk APA? ————— Apakah ayat-ayat Al Quran dapat membuktikan tentang Rotasi Bumi, Matahari dan Bulan? —————————– Orang-orang yang mengingkari Al Quran akan selalu mencari-cari kesalahan dan kekeliruan Ayat-ayat di dalam Al Quran. Mereka menyatakan bahwa tidak ada pernyataan di dalam Al Qur’an yang menunjukkan bahwa Bumi berbentuk bulat, tidak pula tertulis bahwa Bumi itu berputar pada porosnya, dan bagaimanakah AL Qur’an membuktikan bahwa satu tahun itu sama dengan 12 bulan? ————————- Mereka mendustakan keterangan Al Qur’an yang tidak sesuai dengan bukti ilmiah dan sain medern. Mereka menyimpulkan keterangan ayat AL Qur’an dalam surat Al Kahfi ayat 86, ketika Zulkarnain menyaksikan matahari terbenam di laut berwarna hitam . Terbit dan tenggelamnya matahari yang tertulis di dalam Al Quran menunjukkan bahwa keterangan AL Quran tersebut kontradiksi dengan sain modern dan tidak bisa diterima secara ilmiah. Para penentang dan penghujat Al Quran menertawakan keterangan itu, suatu hal yang mustahil matahari dan bulan saling berkejaran untuk saling mendahului (QS. Yasiin 36:40). ———————- Para penghujat AL Quran menantang orang-orang Islam untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka ; Apakah mungkin orang muslim mampu berpikir secara logis untuk menyimpulkan bahwa ayat-ayat Al Quran dapat menunjukkan bumi berputar pada porosnya?, bulan mengellingi bumi selama jangka waktu satu bulan?,dan bagaimana membuktikan satu tahun itu 12 bulan?.

June 9, 2016 Edy Methek 1

BUMI, MATAHARI {bintang/star}, dan BULAN …. ber-ROTASI {berPUTAR pada POROSnya/spin} […]

MATAHARI/BINTANG, PLANET, dan BULAN ….. “berjalan” (تَجْرِ)di tempat PEREDARAN (ketetapan)nya (لِمُسْتَقَرٍّ) ———————————— Bukti “KEBENARAN” AL qur’an yaitu : PEREDARAN MATAHARI dan BULAN adalah = “SAMA” (tak mungkin (impossible) AL QUR”AN “dibuat” Nabi Muhammad SAW) ————————————- >>> MATAHARI “BEREDAR” mengelilingi (vortex motion) PUSAT GALAKSI, dan BULAN “BEREDAR” mengelilingi (Vortex motion) BUMI/PLANET <<<< -------------------------------- << ﴾ Al Anbiyaa:33 ﴿ Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. “””MASING-MASING DARI KEDUA””nya itu BEREDAR DI DALAM GARIS EDARnya (Vortex motion) {كُلٌّ فِى فَلَكٍ يَسْبَحُونَ}. >>>> ————————— ﴾ Yaa Siin:38 ﴿ dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. ———- ﴾ Yaa Siin:39 ﴿ Dan telah Kami tetapkan bagi BULAN “manzilah-manzilah” (TEMPAT-TEMPATNYA), sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua. —————- ﴾ Yaa Siin:40 ﴿ Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing BEREDAR PADA GARIS EDARnya. ———————- ﴾ Ar Ra’du:2 ﴿ Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing BEREDAR hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan(mu) dengan Tuhanmu. ——————— ﴾ Ibrahim:33 ﴿ Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang TERUS MENERUS BEREDAR dan telah menundukkan bagimu malam dan siang. ——————– Bumi “bergerak mengelilingi” Matahari. Matahari “mengorbit” pusat Galaksi Bima Sakti. Galaksi Bima Sakti “mengorbit” di Grup Lokal Galaksi. Grup Lokal “jatuh” menuju Cluster >>> vorticol motion / vortex motion (gerak BERPUSAR (Indonesia-terjemah)) dari ATOM sampai DNA, struktur nya MEMPUNYAi PUSARAN/VORTEX motion (dari Struktur BESAR sampai super KECIL) mempunyai POLA yang sama. bahkan proses PEMIKIRAN manusia juga memakai POLA Vortex motion (ada yang menyebut KUNDALINI/cakra) ———————

June 2, 2016 Edy Methek 1

MATAHARI/BINTANG, PLANET, dan BULAN ….. “berjalan” (تَجْرِ)di tempat PEREDARAN (ketetapan)nya  […]