Loading
Harta | Islam dan Sains-Edy - Part 15

jangan kau melihat orang … dg “BUNGA keHIDUPan” /kaya ————————————————- itu UJIANnya ——————- “….. sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak,…. ” Al-Hadid:20, ——– UJIAN KAYA …. BANYAK penyebab dilempar ke NERAKA ……………….. Surat Thaha ayat ke-131, Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman, وَلَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ إِلَىٰ مَا مَتَّعْنَا بِهِ أَزْوَاجًا مِّنْهُمْ زَهْرَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا لِنَفْتِنَهُمْ فِيهِ ۚ وَرِزْقُ رَبِّكَ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ “Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan dunia untuk Kami uji mereka dengannya. Dan karunia Tuhan kamu adalah lebih baik dan lebih kekal.” —————————- Sementara itu Imam Al-Bukhari no. 1465 dan Imam Muslim no. 1052 meriwayatkan dari shahabat Abu Sa’id Al-Khudri –radhiyallahu ‘anhu-, ujarnya, “Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam duduk di mimbar sedangkan kami duduk di sekelilin beliau. Beliau bersabda, إِنَّ مِمَّا أَخَافُ عَلَيْكُمْ من بعدي ما يفتح عليكم من زهرة الدنيا و زينتها “Sesungguhnya di antara yang aku khawatirkan pada diri kalian setelah peninggalanku ialah dibukakannya bunga dunia dan pernak-perniknya untuk kalian.” —————————— Pada ayat dan hadits tersebut di atas, kehidupan dunia diibaratkan sebagai bunga. Pertanyaaannya, apakah hubungan antara dunia dan bunga sehingga bunga dijadikan sebagai sample kehidupan dunia? Jawabannya dapat kita telaah sebagai berikut. ————————- Ketika suatu tanaman yang hendak mengeluarkan buahnya, biasanya diawali dengan kemunculan bunga. Kadang kala bunga itu terlihat indah dan di saat lain terlihat begitu sangat menawan. Bahkan terkadang tidak sedikit orang yang memandangnya berhasrat untuk memetiknya dan dibawanya pergi. Namun tahukah kita sekiranya bunga tadi benar-benar dipetik sebelum berubah menjadi buah? Ternyata tidak akan berapa lama kemudian akan segera layu dan pada akhirnya akan dicampakan oleh sang pemetiknya. Memang jika masih berada di tangkai, terlihat begitu mempesona, namun jika diambil saat itu juga maka yang terjadi adalah malah justru menjadi layu, tak tahan lama. Berbeda ceritanya jika kita biarkan bunga itu terus berada di tangkainya sedikit agak lebih lama, tentu bunga tersebut akan berubah menjadi buah yang tidak saja indah dan menyejukkan pandangan jika dilihat, akan tetapi juga dapat dikonsumsi. —————————– Dan gambaran dunia pun dapat dipastikan sebagaimana kisah bunga di atas. Kehidupan dunia itu terlihat begitu indah menawan di mata siapa saja yang melihat dan memandangnya. Tahta, jabatan, wanita, keturunan, harta, benda, dan seterusnya. Keseluruhannya itu nampak begitu menggoda dan membuai normalnya jiwa manusia tergoda dan berhasrat untuk menggapai dan menikmatinya. Akan tetapi sungguh, segala yang terlihat indah di mata itu sejatinya akan jauh lebih indah jika ditunggu sebentar saja nanti ketika datang kampung kekelan di akhirat. Adapun orang-orang yang terlena dan tergoda sehingga tak dapat menahan kecuali memetik dan menikmatinya, sungguh cepat ataupun lambat segala sesuatu yang dinikmatinya itu akan layu dan nampak suram dan bencana yang sangat mencekam. Demikianlah Allah menguji hamba-hamba-Nya agar dapat terlihat mana di antara mereka yang benar-benar jujur dan taat mematuhi segala titah-Nya, dan mana di antara mereka yang terburu-buru menikmati keindahan sebelum datang waktunya. —————————–

June 11, 2016 Edy Methek 1

jangan kau melihat orang … dg “BUNGA keHIDUPan” /kaya ————————–———————– […]

Mengenal Makanan Haram….. bagi orang ISLAM dan DAMPAK/efek BURUKnya ——————————— Islam memerintahkan kepada pemeluknya untuk memilih makanan yang halal serta menjauhi makanan haram. Rasulullah bersabda : …………….. “Dari Abu Hurairah ra berkata : Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya Allah baik tidak menerima kecuali hal-hal yang baik, dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada orang-orang mu’min sebagaimana yang diperintahkan kepada para rasul, Allah berfirman: “Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang shaleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”, ——————————- Dan firmanNya yang lain: “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu” Kemudian beliau mencontohkan seorang laki-laki, dia telah menempuh perjalanan jauh, rambutnya kusut serta berdebu, ia menengadahkan kedua tangannya ke langit: Yaa Rabbi ! Yaa Rabbi ! Sedangkan ia memakan makanan yang haram, dan pakaiannya yang ia pakai dari harta yang haram, dan ia meminum dari minuman yang haram, dan dibesarkan dari hal-hal yang haram, bagaimana mungkin akan diterima do’anya”. (HR Muslim no. 1015). ————————————– Dampak Buruk Makanan Haram ……………………………….. Di antara dampak buruk yang diakibatkan dari makanan yang haram adalah: …………………… Pertama: makanan haram akan merusak hati. Apa yang dikonsumsi seseorang ke dalam perutnya memiliki hubungan sangat erat dengan qalbunya; sehat dan rusaknya. Karenanya Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Di antara keduanya terdapat perkara-perkara yang syubhat (samar-samar) yang tidak diketahui oleh orang banyak.” Kemudian sesudah itu beliau bersabda, “Ketahuilah, sesungguhnya di dalam diri ini terdapat segumpal daging, jika dia baik maka baiklah seluruh tubuh ini dan jika dia buruk, maka buruklah seluruh tubuh; ketahuilah bahwa dia adalah hati.” (Muttafaq ‘Alaih) ………………. Al-Munawi berkata: “Rasulullah menyabdakan ini sesudah sabda beliau ‘perkara halal itu jelas’, sebagai peringatan bahwa makanan halal akan menyinari dan memperbaiki hati, sedangkan makanan syubuhat akan membuat hati keras.” …………………………… Maka orang-orang yang biasa mengonsumsi makanan haram hatinya akan menjadi keras dan kasar. Karena Allah mencabut rasa iba, lemah lembut, dan penyayang dari hati mereka. Sehingga mereka tidak merasa kasihan kepada orang fakir dan tidak terketuk hatinya membantu orang-orang yang kesusahan. ———————————— Kedua: Doa tidak dikabulkan. Karena makanan haram menghalangi terkabulnya doa dan diijabahi permohonan. Dalilnya, hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang menyebutkan seorang laki-laki yang telah menempuh perjalanan jauh, sehingga rambutnya kusut dan berdebu. Orang itu mengangkat tangannya ke langit seraya berdo’a: ‘Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku.’ Padahal, makanannya dari barang yang haram, minumannya dari yang haram, pakaiannya dari yang haram dan dikenyangkan dari yang haram, maka bagaimanakah Allah akan memperkenankan do’anya?” (HR. Muslim) ……………………………. DST ..dst

June 10, 2016 Edy Methek 1

Mengenal Makanan Haram….. bagi orang ISLAM dan…… DAMPAK/efek BURUKnya ——————————— […]

{Jangan} Seperti RUMAH Laba-laba ….. orang-orang yang mengambil PELINDUNG -pelindung “SELAIN Allah” … rapuh .. lemah ——- ” pertahanan rumah laba-laba akan bobol bila angin bertiup kencang, atau ada tangan-tangan manusia yang mengusik dan merusaknya .. dsb” ————————– ”Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah. Adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya RUMAH yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui.” (Q.S. Al Ankabut : 41) ———————— Ayat Al-qur’an di atas diturunkan sebagai peringatan bagi manusia bahwa hanya Allah-lah sebaik-baik pelindung. Bukan sesembahan seperti patung, dewa-dewi atau roh yang dapat melindungi. Bukan juga harta, jabatan, keluarga atau nama baik yang bisa menjamin keselamatan seseorang. Karena sesungguhnya, apapun di luar Dzat Allah, perlindungannya bersifat semu. Seperti tamsil rumah laba-laba yang diungkapkan di akhir ayat. ——————————- Jaring laba-laba sama sekali tidak lemah dan bukan tidak berguna. Lantas mengapa ayat Al Quran menyebutkan lemah? Firman Allah tidak keliru. Tafsirnya yang harus lebih disempurnakan. Perhatikan ayat diatas baik-baik. Ternyata yang disebutkan lemah adalah RUMAHnya laba-laba. Bukan jaringnya. ………….. Rumah (sarang) tempat diam dan bertelur laba-laba inilah yang sangat LEMAS, LEMAH, RAPUH, ————- Kehidupan RUMAH TANGGA laba-laba adalah kehidupan yang kacau balau,…. Jika terlihat dua laba-laba dalam satu sarang, maka salahsatunya adalah jantan. Si jantan mendekati sarang untuk hajat biologis dengan betina. Bila hajatnya tertunaikan, ia harus segera pergi menjauh dari sarang. Jika tidak, si betina menjadi buas lalu menerkam dan memangsanya. ……………… Bila laba-laba betina bertelur dan menetaskan telur-telurnya, anak laba-laba harus segera pergi meninggalkan sarang secepatnya, sebab ia juga akan diterkam dan dimangsa oleh induknya sendiri. ———————- Menggambarkan kehidupan RUMAH TANGGA yang RAPUH sama dengan kehidupan rumah tangga laba-laba. Karena itulah pertahanan rumah laba-laba akan bobol bila angin bertiup kencang, atau ada tangan-tangan manusia yang mengusik dan merusaknya. ….. Begitulah kehidupan seseorang yang dibangun tidak atas Iman dan Islam, sangat-sangat rapuh. Pertahanannya akan bobol cepat atau lambat seiring besarnya angin fitnah bertiup, dan dekatnya ia kepada manusia-manusia yang JAUH dari Allah. ——————————

June 10, 2016 Edy Methek 2

{Jangan}  Seperti RUMAH Laba-laba ….. orang-orang yang mengambil PELINDUNG -pelindung […]

*} ingin HIDUP lama/ umur panjang/ “NIKMAH dunia” …. sampai 1000 tahun (jika bisa) “untuk APA” ….. jika AKHIR-nya diSIKSA di NERAKA ??? {Al Baqarah:96}*} Allah Maha Pengasih dan maha Penyayang, … Allah maha Pengampun {Al Baqarah:218}?? ….”tetapi” Allah JUGA sangat KERAS SIKSAan-Nya (al anfaal:25). …. hanya mengandalkan AMAL BAIK yg “seberat SAYAP nyamuk” (HR Abu Hurairah) ——————————— *} Allah MAHA pengampun dan MAHA penyayang …. “HANYA” … kepada ORANG BERIMAN …. (“di Akhirat”) {Al Baqarah:218} ——————————————– ﴾ Al Baqarah:96 ﴿ Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling LOBA {=SERAKAH/ أَحْرَصَ} kepada keHIDUPan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi UMUR seribu tahun, padahal umur PANJANG itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya daripada SIKSA. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. ——————————— ﴾ Al Baqarah:218 ﴿ Sesungguhnya orang-orang yang BERIMAN, orang-orang yang berHIJRAH dan berJIHAD di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha PENGAMPUN lagi Maha PENYAYANG. ————————————— ﴾ Al Anfaal:25 ﴿ Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa ALLAH sangat KERAS SIKSAan-Nya. …………………………………………………………………………………… setelah MATI lalu ditimbang…. AMAL mereka “LEBIH RINGAN” dari sayap NYAMUK, agama mereka {= tujuan UTAMA hidup, yang DILAKUKAN setiap HARI) “hanya MAIN-MAIN dan SENDA GURAU saja” …. Bagaimana BISA masuk surga??? ….>> Jalan-jalan, makan enak, ketawa-ketiwi, ghibah, etc <<<… ----------------------------------------- BETAPA kontrasnya dg Mujahidin/ orang MUKmin di SYAM/Suriah, Yaman, Irak, Afghanistan, Rohingya, minoritas Muslim India, China, Thailand dst) ………………………………… = Allah MELUPAKAN “mereka” ----------------- >( HR.MUSLIM No:4991 ) Hadis riwayat Abu Hurairah, ia berkata:Bahwa Rasulullah bersabda: Sesungguhnya akan datang seorang lelaki besar gemuk pada hari kiamat yang berat amalnya di sisi Allah tidak seberat SAYAP seekor NYAMUK sekalipun. Bacalah oleh kalian: Maka Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi amalan mereka pada hari kiamat. ————————————- >﴾ Al A’raf:51 ﴿ <<< didunia amalan sehari-hari HANYA bermain dan KETAWA saja (yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai MAIN-MAIN DAN SENDA GURAU, dan kehidupan dunia telah menipu mereka”. Maka pada hari (kiamat) ini, Kami MELUPAKAN MEREKA sebagaimana MEREKA MELUPAKAN pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu MENGINGKARI ayat-ayat Kami ……………………………………. …………………….mereka MENGIRA akan masuka SURGA??? …………. ﴾ Al Baqarah:214 ﴿ ….<<< belum/tidak diuji dg malapetaka, kesengsaraan, sudah “MENGIRA” masuk surga??……………………… Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. ———————————- ﴾ Ali Imran:142 ﴿ …..<<< belum/tidak diUJI dengan Jihad dan SABAR, sudah “MENGIRA” masuk surga??………………….. Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar. ——————————————- ﴾ Al A’raf:40 ﴿ <<

*} ingin HIDUP lama/ umur panjang/ “NIKMAH dunia” …. sampai […]

1 13 14 15 16