Loading
Hikmah | Islam dan Sains-Edy - Part 4

{jangan} … seperti ANJING …. selalu MENJULURKAN …..LIDAHnya ———————————– Perumpamaan Orang yang MenDUSTAkan Ayat Allah ………….. ———————– ﴾ Al A’raf:176 ﴿ Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir. ————————————- Di antara kandungan Al Qur’an adalah berisi perumpamaan agar memudahkan untuk di ambil pelajaran. Dan perumpamaan yang di buat Allah dalam Al Qur’an adalah sebaik-baik perumpamaan. Allah tidak pernah malu untuk membuat perumpamaan dengan apa pun. Di antaranya Allah membuat gambaran orang berilmu yang tamak akan kehidupan duniawi dengan seekor binatang yang hina yaitu ANJING. ————————————- Orang yang diberi karunia ilmu oleh Allah namun ia tidak mau mengamalkannya dan lebih suka mengikuti hawa nafsunya, lebih memilih kemurkaan Allah daripada ridhaNya, dan lebih mendahulukan dunia daripada akhirat diserupakan dengan anjing. —————————————– Anjing adalah hewan yang hina dan pantas untuk dihinakan. Dia adalah hewan yang suka dengan hal-hal hina, kotor dan berbau busuk. Barang-barang seperti ini lebih ia sukai daripada daging yang bersih. Jika ada satu bangkai, maka itu cukup untuk seratus ekor anjing. ———————————– Diantara gambaran kerakusan binatang anjing: ia tidak berjalan melainkan merunduk ke tanah sambil mengendus-endus benda apa saja yang ada di sekitarnya. Bahkan anusnya sendiri turut di endusnya juga. Jika dilempar dengan sekepal batu di dekatnya, maka ia akan menghampirinya dikarenakan kerakusannya yang melampaui batas. ————————————– Yang lebih mengherankan lagi, jika anjing melihat sesuatu yang sudah usang, atau kain yang kumal, maka ia akan menggonggong sambil mengeluarkan taringnya untuk menggigit barang tersebut. Kemudian ia menghampirinya seakan-akan barang kotor tersebut akan menjadi sekutu baginya dan menantang kekuatannya. Dan apabila ia mendapati barang yang bersih, kain yang harum, ia meletakkan moncongnya ke tanah, tunduk dihadapannya dan tidak berani mengangkat kepala. ———————————– Demikianlah Allah menggambarkan seorang berilmu yang lebih mementingkan dunia daripada akhirat. Keadaan yang Allah sebutkan merupakan salah satu gambaran dari berpalingnya hamba Allah atas ayat-ayat Nya dan bentuk perilaku mengikuti hawa nafsu. Hal ini terjadi karena kerakusan yang besar dan ambisi yang berlebihan seseorang akan dunia. Dia rakus kepada dunia sebagaimana rakusnya seekor anjing yang tak pernah putus. ——————————————–

June 13, 2016 Edy Methek 1

{jangan} … seperti ANJING …. selalu MENGULURKAN …..LIDAHnya ———————————– Perumpamaan […]

Kekuasaan Allah pada seekor lalat ———————————————— Lalat merupakan seekor binatang yang di anggap menjijikan bahkan menurut ilmu kedokteran lalat adalah serangga yang membawa banyak penyakit dan virus. Tapi, pernahkah Anda memikirkan hikmah dibalik penciptaan lalat yang menjijikan dan dianggap hina oleh manusia? ——————————— Tetapi sesungguhnya, lalat adalah seekor serangga yang namanya di sebutkan di dalam Al-Quran. Tepatnya pada surat Al-Hajj ayat 73. Dalam ayat tersebut, Allah memberikan pelajaran berharga pada kita semua. Karena Allah menyindir tuhan dari orang-orang kafir yang menyembah berhala. ……. Allah SWT berfirman: “Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalatpun, walaupun mereka bersatu menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah.” [QS. Al-Haj ayat 73] ——————————- Surat yang ke-22 di dalam Al Quran tersebut ternyata tidak membahas tentang ibadah haji dan qurban saja, tapi juga terdapat suatu perumpaan yang luar biasa dari seekor lalat. ————————- Pertanyaan tentang lalat…………. Untuk mendapatkan ibroh dan pelajaran dari ayat ini, coba Anda jawab 2 pertanyaan sederhana berikut terkait dengan lalat: Bisakah anda menciptakan seekor lalat?…………….. Bisakah anda mengambil kembali makanan anda yang berhasil dicuri oleh seekor lalat?…………….. Kunci jawaban: 1) Tidak, 2) Tidak ……………………………….. Fakta dan jawaban tersebut di atas adalah sebagai gambaran betapa lemahnya kita di sisi Allah SWT, bahkan ketika dibawakan ke topik yang sepele: lalat! —————————————

June 12, 2016 Edy Methek 1

Kekuasaan Allah pada seekor lalat ———————————————— Lalat merupakan seekor binatang yang […]

apakah BENAR … Nabi Muhammad SAW .. UMMI? …..NABI tidak bisa baca dan tulis? ….KENAPA Allah menghendaki NABI yg UMMI ?? .. apakah ada FAEDAhnya Nabi Ummi? ——————————- Apa yang dimaksud Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam itu ummi? Apakah benar beliau tidak bisa membaca dan menulis? —————————— Allah Ta’ala berfirman, الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الرَّسُولَ النَّبِيَّ الْأُمِّيَّ الَّذِي يَجِدُونَهُ مَكْتُوبًا عِنْدَهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ يَأْمُرُهُمْ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَاهُمْ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ وَيَضَعُ عَنْهُمْ إِصْرَهُمْ وَالْأَغْلَالَ الَّتِي كَانَتْ عَلَيْهِمْ فَالَّذِينَ آمَنُوا بِهِ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَاتَّبَعُوا النُّورَ الَّذِي أُنْزِلَ مَعَهُ أُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ “Orang-orang yang mengikut Rasul (yang merupakan) Nabi yang ummi (tidak bisa membaca, menulis, dan menggunakan ilmu hisab) yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan hal-hal yang ma’ruf dan melarang mereka dari hal-hal yang mungkar, menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk, dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya, dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al-Qur’an) adalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Al-A’raf: 157) ————————————- Qatadah menyatakan bahwa yang dimaksud dengan ummi adalah tidak bisa membaca dan menulis. (Tafsir Ath-Thabari, 6: 105) ———————- Apa Hikmah Nabi Muhammad Tidak Bisa Membaca dan Menulis? ——————————– Disebutkan dalam ayat lainnya, وَمَا كُنْتَ تَتْلُو مِنْ قَبْلِهِ مِنْ كِتَابٍ وَلَا تَخُطُّهُ بِيَمِينِكَ إِذًا لَارْتَابَ الْمُبْطِلُونَ “Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya (Al Quran) sesuatu Kitabpun dan kamu tidak (pernah) menulis suatu Kitab dengan tangan kananmu; andaikata (kamu pernah membaca dan menulis), benar-benar ragulah orang yang mengingkari(mu).” (QS. Al Ankabut: 48) ———————————- Imam Syaukani rahimahullah menyebutkan, “Seandainya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang mampu membaca dan menulis, tentu orang-orang akan berkata bahwa ajaran beliau hanyalah dari hasil membaca kitab-kitab Allah yang ada sebelumnya. Ketika disebut bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah seorang yang ummi, yaitu tidak bisa membaca dan menulis, tentu tidak ada yang ragu lagi pada (ajaran) beliau (yaitu yang beliau bawa adalah wahyu ilahi, -pen). Sehingga yang mengingkari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam paling hanya karena kesombongan atau termakan syubhat.” (Fath Al-Qadir, 4: 273).

June 8, 2016 Edy Methek 1

apakah BENAR … Nabi Muhammad SAW .. UMMI? …..NABI tidak […]

1 2 3 4