Loading
Malam | Islam dan Sains-Edy - Part 7

ALAM JIN MENURUT AL QUR’AN DAN HADITS ———————————————- Perhatikanlah, hampir semua stasiun televisi nasional seolah berlomba-lomba untuk menayangkan hal-hal mistis-alam supernatural dan lain-lain acara yang berbau “syiriq” dengan kemasan yang menarik disertai trik-trik kamera yang canggih, yang menyebabkan banyak orang yang merasa takjub-terpukau- terheran-heran serta terpesona olehnya. Naudzubillahi minzaliq! —————————— Mudah-mudahan risalah yang singkat ini dapat menambahkan ilmu yang bermanfaat bagi kita semua, dan sesungguhnya hanyalah Allah SWT semata pemberi taufiq dalam i’tikad, ilmu dan amal. ————————— ASAL KATA JIN Asal pembentukan kalimat “jin” dari huruf ‘jim’ dan ‘nun’ menunjukkan makna tertutup, sebagaimana firman Allah SWT: فَلَمَّا جَنَّ عَلَيْهِ اللَّيْلُ رَأَى كَوْكَباً قَالَ هَـذَا رَبِّي فَلَمَّا أَفَلَ قَالَ لا أُحِبُّ الآفِلِينَ “Ketika malam telah gelap, dia melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata: “Inilah Robbku”, tetapi tatkala bintang itu tenggelam dia berkata:”Saya tidak suka kepada yang tenggelam.” (QS.Al-An’am [6]: 76). ——————————————— Bekata Syaikhul Islam Rahimahullah: “Ia dinamakan jin karena ketertutupannya dari pandangan manusia.” ————————— Para jin melihat manusia sedangkan manusia tidak dapat melihat mereka. Allah SWT berfirman: يَا بَنِي آدَمَ لاَ يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُم مِّنَ الْجَنَّةِ يَنزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْءَاتِهِمَا إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لاَ تَرَوْنَهُمْ إِنَّا جَعَلْنَا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاء لِلَّذِينَ لاَ يُؤْمِنُونَ “Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya ‘auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.” (QS.Al-A-rof [7]: 27) —————————– Maksud dari ayat ini adalah: Sesungguhnya manusia tidak dapat melihat jin sesuai dengan bentuk kejadiannya yang hakiki, tetapi terkadang mereka bisa dilihat dengan bentuk yang lain semisal hewan. (Lihat Fath al-Haq al-Mubin: 28 oleh Abdullah bin Muhammad bin Ahmad ath-Thoyar) ————————————- JIN DICIPTAKAN SEBELUM MANUSIA Jin diciptakan sebelum manusia berdasarkan nash al-Qur’an QS Al-Hijr [15]”27-28) وَالْجَآنَّ خَلَقْنَاهُ مِن قَبْلُ مِن نَّارِ السَّمُومِوَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلاَئِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَراً مِّن صَلْصَالٍ مِّنْ حَمَإٍ مَّسْنُونٍ “Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas. Dan (ingatlah) , ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.” ——————————— ASAL PENCIPTAAN JIN Allah menciptakan jin dari api. Hal ini sesuai dengan apa yang disebutkan oleh Allah SWT dalam surat Al-Hijr [15]: 27; وَالْجَآنَّ خَلَقْنَاهُ مِن قَبْلُ مِن نَّارِ السَّمُومِ “Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.” Dan juga dalam surat Ar-Rohman [55]: 15; ————————— وَخَلَقَ الْجَانَّ مِن مَّارِجٍ مِّن نَّارٍ “Dan Dia menciptakan jin dari nyala api.” ——————————- Dan Rasulullah SAW bersabda: “Malaikat diciptakan dari nur (cahaya). Jin diciptakan dari marij (api). Dan Adam diciptakan dari apa yang disifatkan kepada kalian. (yaitu dari tanah)” (HR Muslim: 2512) ——————————— MACAM-MACAM JIN Rasulullah SAW bersabda: “Jin terdiri atas tiga kelompok: satu kelompok memiliki sayap mereka terbang di udara dengannya, satu kelompok berbentuk ular dan anjing, dan satu kelompok lagi berdiam diri di tempatnya dan melakuikan petualangan.” (HR.Thabroni dengan sanad hasan, al-Hakim, dan al-Baihaqi dengan sanad shohih; lihat Shohihul Jami’ 3/85) ——————————- TEMPAT TINGGAL JIN Jin banyak berdiam pada tempat-tempat berikut ini: ———————– Di Pasar Dari Salman r.a. ia berkata: “Bersabda Rasulullah SAW: “Sungguh jika kamu mampu, janganlah engkau menjadi orang yang pertama kali masuk pasar dan terakhir kali keluar darinya, karena sesungguhnya pasar adalah medan peperangan setan dan di dalamnya ia menancapkan bendera.” (HR. Muslim:2451) ———————— Tempat-tempat Buang Hajat Dari Zaid bin Arqam r.a. dari Nabi SAW, beliau bersabda: “Tempat-tempat buang hajat ini dihadiri oleh setan (dengan tujuan mengganggu). Maka jika salah seorang di antara kalian masuk ke dalamnya, hendaklah mengucapkan: (“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari gangguan setan laki-laki dan perempuan).” (HR. Abu Daud: 6) ————————- Bersama dengan unta dan di kandang-kandangnya Dari Abdullah bin Mughofal r.a., ia berkata: “Rasulullah SAW telah melarang kami untuk melakukan sholat di kandang-kandang unta dan tempat-tempat menderumnya, karena ia diciptakan dari setan-setan.” (Shahih Sunan Abu Dawud, No.184/493) ———————- Berkata Ibnu Hibban r.a sebagaimana dalam al-Ihsan (4/602)., mengomentari makna hadits: karena ia diciptakan dari setan-setan: “Maksudnya adalah: “Sesungguhnya setan bersamanya.” —————- Di rumah-rumah Dari Abu Hurairah r.a. behwasanya Rasulullah SAW bersabda: “Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan, sesungguhnya setan akan lari dari rumah-rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah.” (HR.Muslim:780-Shahih Muslim:752) ———————- Dalam hadist yang diriwayatkan dari As-Sya’bi ia berkata: “Abdullah bin Mas’ud berkata: “Barangsiapa membaca 10 ayat dari surat Al-Baqarah di dalam rumah, maka setan tidak akan memasuki rumah itu malam harinya hingga tiba pagi hari. Kesepuluh ayat tersebut adalah 4 ayat pertama darinya; Ayat Kursi; 2 ayat sesudah Ayat Kursi; dan 3 ayat terakhir dari surah Al-Baqarah.” (HR.Thabrani). ———————– and more

July 8, 2016 Edy Methek 3

ALAM JIN MENURUT AL QUR’AN DAN HADITS ———————————————- Perhatikanlah, hampir […]

Proses Pembentukan Bumi ….. Menurut Agama Islam ———————- “Dia menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam” ( Al-Qur’an, Az-Zumar:5) ———————– dalam AL-Qur’an, kata-kata yang digunakan untuk menjelaskan tentang alam semesta sungguh sangat penting. Kata arab yang terjemahkan sebagai “menutupkan” dalam ayat diatas adalah “takwir” dalam kamus bahasa arab misalnya kata ini digunakan untuk menggambarkan pekerjaan membungkus atau menutup sesuatu di atas yang lain secara melingkar, sebagaimana surban dipakaikan di atas kepala. ————————— Keterangan yang di sebut dalam ayat tersebut tentang siang dan malam yang saling menutup satu sama lain berisi keterangan yang tepat mengenai bentuk bumi pernyataan ini hanya benar jika bumi berbentuk bulat. Ini berarti bahwa dalam Al-Qur’an, yang telah diturunkan di abad ke-7 telah diisyaratkan tentang bentuk bumi yang bulat. Namun perlu diingat bahwa ilmu Astronomi kala itu memahami bumi secara berbeda dimasa itu, bumi di yakini berbentuk bidang datar san semua perhitungan serta penjelasan ilmiah didasarkan pada keyakinan ini, sebaliknya ayat-ayat Al-Qur’an berisi informasi yang telah hanya mampu kita pahami dalam abad terakhir oleh karena Al- Qur’an adalah firman Allah. ——————— Maka tidak mengherankan jika kata-kata yang tepat digunakan dalam ayat-ayat ketika menjelaskan jagat raya..Adapun yang mengenai relief bumi, Qur-an hanya menyinggung terbentuknya gunung-gunung. Sesungguhnya dari segi yang kita bicarakan di sini, hanya sedikit yang dapat kita katakan; yaitu ayat-ayat yang menunjukkan perhatian Tuhan kepada manusia dalam hubungannya dengan terbentuknya bumi seperti dalam: Surat Nuh ayat 19: وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ بِسَاطًا Artinya: “Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan supaya kamu menempuh jalan-jalan yang luas di bumi itu.” —————————- Surat Az-Zariyat ayat 48 : وَالْأَرْضَ فَرَشْنَاهَا فَنِعْمَ الْمَاهِدُونَ Artinya: “Dan bumi itu Kami hamparkan, maka sebaik-baik yang menghamparkan adalah Kami.” ———————————– (Permadani) yang digelar (dihamparkan) adalah kulit bumi yang keras yang di atasnya kita dapat hidup. Adapun lapisanlapisan di bawah adalah sangat panas, cair dan tak sesuai dengan kehidupan. Ayat-ayat Qur-an yang mengenai gunung-gunung serta isyarat-isyarat tentang stabilitasnya karena akibat fenomena lipatan adalah sangat penting. —————————–

June 8, 2016 Edy Methek 1

Proses Pembentukan Bumi ….. Menurut Agama Islam ———————- “Dia menciptakan […]

MATAHARI/BINTANG, PLANET, dan BULAN ….. “berjalan” (تَجْرِ)di tempat PEREDARAN (ketetapan)nya (لِمُسْتَقَرٍّ) ———————————— Bukti “KEBENARAN” AL qur’an yaitu : PEREDARAN MATAHARI dan BULAN adalah = “SAMA” (tak mungkin (impossible) AL QUR”AN “dibuat” Nabi Muhammad SAW) ————————————- >>> MATAHARI “BEREDAR” mengelilingi (vortex motion) PUSAT GALAKSI, dan BULAN “BEREDAR” mengelilingi (Vortex motion) BUMI/PLANET <<<< -------------------------------- << ﴾ Al Anbiyaa:33 ﴿ Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. “””MASING-MASING DARI KEDUA””nya itu BEREDAR DI DALAM GARIS EDARnya (Vortex motion) {كُلٌّ فِى فَلَكٍ يَسْبَحُونَ}. >>>> ————————— ﴾ Yaa Siin:38 ﴿ dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. ———- ﴾ Yaa Siin:39 ﴿ Dan telah Kami tetapkan bagi BULAN “manzilah-manzilah” (TEMPAT-TEMPATNYA), sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua. —————- ﴾ Yaa Siin:40 ﴿ Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing BEREDAR PADA GARIS EDARnya. ———————- ﴾ Ar Ra’du:2 ﴿ Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing BEREDAR hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan(mu) dengan Tuhanmu. ——————— ﴾ Ibrahim:33 ﴿ Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang TERUS MENERUS BEREDAR dan telah menundukkan bagimu malam dan siang. ——————– Bumi “bergerak mengelilingi” Matahari. Matahari “mengorbit” pusat Galaksi Bima Sakti. Galaksi Bima Sakti “mengorbit” di Grup Lokal Galaksi. Grup Lokal “jatuh” menuju Cluster >>> vorticol motion / vortex motion (gerak BERPUSAR (Indonesia-terjemah)) dari ATOM sampai DNA, struktur nya MEMPUNYAi PUSARAN/VORTEX motion (dari Struktur BESAR sampai super KECIL) mempunyai POLA yang sama. bahkan proses PEMIKIRAN manusia juga memakai POLA Vortex motion (ada yang menyebut KUNDALINI/cakra) ———————

June 2, 2016 Edy Methek 1

MATAHARI/BINTANG, PLANET, dan BULAN ….. “berjalan” (تَجْرِ)di tempat PEREDARAN (ketetapan)nya  […]

1 5 6 7