Loading
Mencela | Islam dan Sains-Edy - Part 2

{jangan} seperti … “KELEDAI”…. MEMBAWA KITAB —————- {berKACAlah …. diriku/dirimu sendiri} …….. Sebelum al Qur-an diturunkan kepada umat Islam, Allah Ta’ala terlebih dahulu telah menurunkan kitab Taurat kepada orang orang ahli kitab dan memerintahkan mereka untuk mempelajari dan mengamalkannya. Tapi tidaklah mereka mengamalkannya. Diantara mereka ada yang mentakwil menurut akalnya bahkan ada yang pula yang merubah rubahnya. ——————– Dengan sebab yang demikian, maka Allah Ta’ala mempermisalkan mereka seperti keledai yang membawa kitab kitab besar. Allah berfirman : “Matsalul ladziina hummilut tauraat tsumma lam yahmiluuhaa kamatsalil himaari yahmilu asfaaraa, bi’sa matsalul qaumil ladziina kadzdzabuu bi aayaatillahi, wallahu laa yahdil qaumazh zhaalimiin”. Perumpamaan orang orang yang di beri tugas membawa Taurat, kemudiaan mereka tidak membawanya (tidak mengamalkannya) adalah seperti keledai yang membawa kitab kitab yang tebal. Sangat buruk perumpamaan kaum yang mendustakan ayat ayat Allah. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang orang yang zhalim. (Q.S al Jumu’ah 5). ————————- Imam Ibnu Katsir berkata : Allah berfirman mencela orang orang Yahudi yang diberikan kepada mereka Taurat dan dipikulkan kepada mereka untuk diamalkan namun mereka seperti keledai yang membawa kitab kitab tebal. Maksudnya ia hanya sebatas membawanya dan tidak mengetahui kitab apa yang dipikulnya. Demikian pula dengan kenyataan yang terjadi pada diri mereka ketika memikul al Kitab yang diberikan kepada mereka. Mereka hanya membacanya, namun tidak memahami dan mengamalkan konsekwensinya bahkan mereka mentakwil dan merubah rubahnya. ————————- Oleh karena itu sebenarnya mereka lebih buruk daripada keledai karena keledai (memang) tidak mempunyai pemahaman sedangkan mereka mempunyai pemahaman namun tidak digunakan dengan semestinya. (Kitab Tafsir Ibnu Katsir). ———————— Tentang ayat ini pula, Syaikh as Sa’di berkata : Selanjutnya Allah menyebutkan bahwa orang orang yang membawa kitab Taurat dari kalangan Yahudi dan Nasrani dan diperintahkan agar dipelajari dan diamalkan namun mereka tidak membawa dan menunaikan apa yang diperintahkan. Dengan demikian mereka tidak memiliki keutamaan. ——– Sungguh kepada umat Islam telah dipikulkan pula kitab suci yaitu al Qur-an. Oleh karena itu, perlu diingat bahwa sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk memikulnya dengan sungguh sungguh yaitu dengan cara mempelajari, memahami mengamalkan dan mengajarkannya. Dengan demikian maka Allah Ta’ala tidaklah menyamakan kita dengan ahli kitab dan tidak pula seperti perumpamaan keledai yang memikul kitab kitab tebal. Insya Allah.

June 9, 2016 Edy Methek 2

{jangan} seperti … “KELEDAI”…. MEMBAWA KITAB —————-{berKACAlah …. diriku/dirimu sendiri} […]

1 2