Loading
Menetralisir | Islam dan Sains-Edy

ISLAM telah MENGATUR hidup MANUSIA mulai TIDUR, bangun TIDUR, makan, minum, sampai TIDUR lagi ….. hidup, mengatur pola HIDUP dengan ITTIBA’ / mencontoh RASUL —————————- Setidaknya ada 10 cara menjaga kesehatan ala Rasulullah yang sudah dikenal di masyarakat, tak hanya umat Islam bahkan orang yang beragama lain. Banyak dari mereka telah mempraktikkan pola-pola gaya hidup sehat yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Apa saja, ya? Dilansir dari berbagai sumber, berikut uraiannya untuk kamu.———— 1. Di pagi hari, Rasulullah biasa menggunakan siwak. Siwak telah diteliti sangat bermanfaat menjaga kesehatan mulut dan gigi.————- 2. Nabi Muhammad SAW biasa sarapan dengan segelas air dan dicampur madu. Ternyata dengan rutin meminumnya bisa melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit.———- 3. Jelang dhuha (sekitar pukul 08.00 WIB), Rasul memakan 7 butir kurma yang sudah matang. Kurma bermanfaat untuk menetralisir racun dalam tubuh (detoksifikasi).———– 4. Di sore hari, Nabi Muhammad SAW suka ngemil roti yang diolesi cuka campur minyak zaitun. Dua bahan ini ternyata mencegah kanker dan menghancurkan kolesterol.———– 5. Malam hari, Rasulullah menyantap sayur mayur. Wah, kalau sayur sudah tidak usah disebutkan lagi khasiatnya, ya. Banyak banget.——— 6. Setelah makan malam, Nabi Muhammad SAW tidak langsung tidur. Beliau beraktifitas, entah membaca Alquran atau bercengkrama dengan keluarga dan sahabat. Ini supaya makan malamnya tercerna dengan baik.————- 7. Makanan lain yang sering disantap Rasul yakni roti dengan kuah daging, sayur-sayuran dingin seperti labu air atau mentimun, buah anggur, dan susu. ————- 8. Olahraga dan banyak gerak. Cara beliau olahraga juga gak ngotot banget seperti joging, angkat beban, dan lain-lain. Cukup bermain bersama anak serta cucunya. Rasulullah juga sering mengadakan lomba lari dengan mereka. Pada suatu riwayat, Nabi Muhammad SAW pernah mengajak istrinya, Aisyah, lomba lari supaya badan tidak lemas dan tetap sehat.———— 9. Jika tidak ada kepentingan Rasulullah tidak akan begadang. Namun jika diharuskan begadang untuk kepentingan umat Islam, beliau banyak minum air putih.————– 10. Pola hidup sehat Rasulullah ini ternyata serupa dengan irama biologi (circadian rhytme) yakni siklus pencernaan manusia yang kerap dianjurkan oleh pakar kesehatan dunia. Keren, kan? Yuk ah kita coba hidup sehat ala Nabi Muhammad SAW ini.————- ===========================- Tidak diragukan, Islam adalah agama yang mengajarkan hidup sehat. Jika selama ini ada slogan yang terkenal “pencegahan lebih baik dari pengobatan,” ternyata sejak empat belas abad yang lalu aplikasi dari slogan itu telah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tanamkan kepada para shahabatnya. Mari perhatikan hal-hal berikut:——— a) Menjaga kebersihan dan kesucian:———- { وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ} [المدثر: 4] “Dan pakaianmu bersihkanlah.” (QS. Al Mudatstsir: 4).————– Muhammad bin Sirin rahimahullah berkata: { وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ } أي: اغسلها بالماء. “Maksud “Dan pakaianmu bersihkanlah” adalah basuhlah dengan air.”———— Ibnu Zaid rahimahullah berkata: كان المشركون لا يتطهرون، فأمره الله أن يتطهر، وأن يطهر ثيابه. “Dahulu orang-orang musyrik kebiasaan mereka tidak bersuci, maka Allah memerintahkan agar bersuci dan membersihkan pakaiannya.” (Lihat tafsir Al Quran Al Azhim).———– Berkata Ibnu Katsir rahimahullah: “Ini adalah pendapat yang dipilih oleh Ibnu Jarir, ayat ini mencakup seluruh perkara itu bersamaan dengan kesucian hati.” Lihat kitab Tafsir Al Quran Al Azhim di dalam ayat ini.———- عَنْ أبي مالِكٍ الأشْعَريِّ – رضي الله عنه – قالَ :قالَ رسولُ الله – صلى الله عليه وسلم – : (( الطُّهورُ شَطْرُ الإيمانِ ،)). رواه مسلم “Abu Malik Al Asy‘ary radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bersuci adalah setengah dari keimanan” HR. Muslim————– Ibnu Al Atsir rahimahullah berkata, لأنَّ الإيمانَ يُطهِّر نجاسةَ الباطن والطَّهورَ يُطهِّر نجاسة الظاهر “Karena keimanan membersihkan kotorannya batin dan bersuci dengan air membersihkan kotoran lahir.” (Lihat kitab An Nihayah Fi Gharib Al Hadits).————– عن ابن عمر رضي الله عنهما أن رسول الله صلى الله عليه و سلم قال: طهروا هذه الأجساد طهركم الله فإنه ليس عبد يبيت طاهرا إلا بات معه ملك في شعاره لا ينقلب ساعة من الليل إلا قال : اللهم اغفر لعبدك فإنه بات طاهرا. “Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bersihkanlah jasad-jasad ini semoga Allah membersihkan kalian, karena sesungguhnya tidaklah seorang hamba bermalam suatau malam dalam keadaan suci melainkan seorang malaikat akan bermalam bersamanya di dalam selimutnya, tidaklah dia bergerak pada suatu waktu dari malam melainkan malaikat itu berdoa: “Wahai Allah, ampunilah untuk hamba-Mu sesungguhnya dia tidur malam dalam keadaan suci.” (HR. Ath Thabrani dan dihasankan oleh Al Albani di dalam kitab shahih Al Jami’, no. 3936).————– b) Mandi عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه و سلم قال « حَقٌّ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ أَنْ يَغْتَسِلَ فِى كُلِّ سَبْعَةِ أَيَّامٍ يَوْمًا يَغْسِلُ فِيهِ رَأْسَهُ وَجَسَدَهُ» “Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Wajib bagi setiap muslim untuk mandi di setiap tujuh hari, sehari dia membasuh kepada dan badannya di dalamnya.” (HR. Ibnu Hibban dan Bukhari).——- Maksud hadits adalah: suatu kelaziman dan keharusan bagi setiap muslim minimal dalam seminggu dia harus mandi membersihkan kotoran di tubuhnya dan kepalanya, dan yang dimaksud sehari disini adalah hari Jumat sebagaimana dalam beberapa riwayat seperti riwayat Imam Ahmad dan Ath Thahawy.— c) Menghilangkan kotoran, bakteri dan kuman dengan memotong kuku, menghabiskan bulu ketiak, bulu kemaluan, berkhitan, menipiskan kumis———— عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رضي الله عنه عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « الْفِطْرَةُ خَمْسٌ – أَوْ خَمْسٌ مِنَ الْفِطْرَةِ – الْخِتَانُ وَالاِسْتِحْدَادُ وَتَقْلِيمُ الأَظْفَارِ وَنَتْفُ الإِبْطِ وَقَصُّ الشَّارِبِ» “Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Fitrah ada lima atau lima perkara dari fitrah; berkhitan, menghabiskan bulu kemaluan, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan menipiskan kumis.” (HR. Bukhari dan Muslim).— Makna fitrah di dalam hadits adalah: asli penciptaan, agama, dan sunnah (syariat Islam).——- Imam An Nawawi rahimahullah berkata, . قَالَ النَّوَوِيّ وَتَفْسِير الْفِطْرَة هَاهُنَا بِالسُّنَّةِ هُوَ الصَّوَاب؛ لأنَّهُ وَرَدَ فِي رِوَايَة مِنْ السُّنَّة قَصُّ الشَّارِب وَنَتْف الإبِط وَتَقْلِيم الأظْفَار، وَأَصَحُّ مَا فُسِّرَ بِهِ غَرِيب الْحَدِيث تَفْسِيره بِمَا جَاءَ فِي رِوَايَة أُخْرَى اِنْتَهَى. “Tafsiran Al Fithrah dengan makna As Sunnah adalah pendapat yang benar, karena diriwayatkan dari sunnah bahwa menipiskan kumis, mencabut bulu ketiak atau memotong kuku-kuku, dan tafsiran yang paling benar di dalam menfsirkan kata-kata yang sing di dalam hadits adalah dengan riwayat lain.” Lihat kitab Hasyiyah As Suyuthi atas kitab Sunan An Nasai.—————— Maksudnya adalah siapa yang mengerjakan 5 hal ini maka dia dia atas keaslian yang Allah ciptakan atasnya dan perintahkan kepadanya, berkata As Suyuthi rahimahullah: وَقَالَ أَبُو شَامَة أَصْل الْفِطْرَة الْخِلْقَة الْمُبْتَدَأَة ، وَالْمُرَاد بِهَا هُنَا أَنَّ هَذِهِ الأشْيَاء إِذَا فُعِلَتْ اِتَّصَفَ فَاعِلُهَا بِالْفِطْرَةِ الَّتِي فَطَرَ الله الْعِبَاد عَلَيْهَا وَحَثَّهُمْ عَلَيْهَا وَاسْتَحَبَّهَا لَهُمْ لِيَكُونُوا عَلَى أَكْمَل الصِّفَات وَأَشْرَفهَا صُورَة “Berkata Abu Syamah: asal kata fithrah adalah ciptaan yang asal, dan maksudnya di dalam hadits ini adalah bahwa perkara ini jika dilakukan maka pelakunya telah bersifat fitrah yang Allah fithrahkan kepada hamba-hamba-Nya, dan perintahkan serta anjurkan untuk itu kepada mereka agar mereka berada dalam sifat yang sempurna dan rupa yang paling mulia.” Lihat kitab Hasyiyah As Suyuthi atas kitab Sunan An Nasai.————— dst

September 24, 2016 Edy Methek 1

ISLAM telah MENGATUR hidup MANUSIA mulai TIDUR, bangun TIDUR, makan, […]

Terjadinya SIANG dan MALAM = memBUKTIkan BUMI itu BULAT dan ber-ROTASI {berPUTAR pada POROSnya}———————————————- Bumi bergerak dalam dua cara, rotasi dan revolusi. Bumi berputar pada porosnya dari arah barat ke timur dalam periode 24 jam. Gerakan ini disebut rotasi bumi, dan menyebabkan terjadinya siang dan malam. Harus dicatat bahwa bumi tidak berputar dalam keadaan tegak lurus, namun agak sedikit condong. Bumi berputar mengelilingi matahari dengan kecondongan berubah-ubah, di satu waktu bagian utara condong ke matahari, di waktu lainnya bagian selatan condong ke matahari. Revolusi bumi ini berlangsung selama 365 ¼ hari. Pergerakan ini menyebabkan terjadinya pergantian musim di bumi belahan utara dan selatan. ————————————— Bukti dalam Al-Qur’an: خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى أَلَا هُوَ الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ “Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar. Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” [QS. Az-Zumar (39) ayat 5] ———————————– وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ “Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar dalam garis edarnya.” [QS: Al-Anbiya (21) ayat 33] ——————————- Kedua ayat di atas, serta masih banyak ayat lainnya, menjelaskan bahwa malam dan siang telah diatur waktunya dengan pasti, bahwa bumi tidak diam namun bergerak dalam porosnya, serta menyebutkan bahwa bumi dan bulan memiliki orbit, menjelaskan teori heliosentris yang dipopulerkan Copernicus. ————————- PERGANTIAN MALAM DANG SIANG SECARA TERATUR: ———————— Adalah merupakan tanda-tanda kebesaran Allah SWT pada pergantian malam dang siang, karena silih bergantinya dua waktu tersebut (siang dan malam) tercipta kehidupan di muka bumi, manusia mengetahui sistem waktu dan menyusun sejarah dari peristiwa-peristiwa penting dari masa ke masa. Tanpa adanya pergantian antara malam yang gelap gulita dan siang yang terang benderang kehidupan diatas permukaan bumi tidak akan berlangsung, manusia tidak pernah merasakan peredaran waktu dan tidak mengenal catatan sejarah dari peristiwa-peristiwa masa lalunya. —————————— Dari pergantian malam dan siang jua diketahui hakikat bahwa bumi yang kita huni ini berbentuk bulat, berputar pada porosnya dan mengorbit matahari secara teratur. Dengan demikian manusia mengetahui tahun, pergantian musim, menentukan bulan, minggu dan hari. Serta pergiliran malam dan siang pada belahan bumi atas belahan yang lain. Hal ini merupakan suatu keharusan untuk melestarikan kehidupan di bumi. Dan tugasnya yang silih berganti secara teratur dengan bentuk yang berbeda-beda akan berlangsung terus-menerus hingga bumi beserta isinya di wariskan oleh Allah SWT. —————————– Dengan pergantian gelap dan terang ini terjadi pendisplaian energi matahari hingga sampai ke bumi, dan selanjutnya membantu mengontrol sirkulasi cuaca panas dan dingin, dan membantu mensuplai sinar matahari ke berbagai pelosok bumi. Dan sebagaimana juga membantu menetralisir berbagai aktifitas baik yang hidup maupun mati seperti misalnya bernapas dan menguap bagi manusia dan hewan, serta berfotosintesis bagi tumbuh-tumbuhan. mengatur fungsi lapisan gas dan udara yang terdapat di bumi, serta menetralisir berbagai aktifitas di bumi seperti sirkulasi air antara bumi dan lapisan paling rendah atmosfer, gerakan angin dan awan, mengatur prekwensi hujan. Dan melindungi atau memelihara segala kekayaan bumi dari cagar alam dan lain-lain. —————————- Disamping dari semua itu tujuan dari pergantian malam yang gelap dan siang yang terang adalah pembagian hari bagi bumi untuk menjaga stabilitas kehidupan sehari-hari, malam misalnya sebagai naungan, ketenteraman, dan peristirahatan, serta untuk menetap, sedangkan siang diciptakan sebagai waktu untuk bekerja keras dan beramal, kita tidak bisa mengatakan bahwa waktu itu hanyalah siang hari yang terus-menerus bermanfaat, atau dia hanyalah malam hari yang terus bermanfaat, akan tetapi kedua-duanya saling berganti satu sama lain, dan pergantian ini adalah hakikat dari kesempurnaan yang saling melengkapi, kita tidak mungkin merasakan betapa berharganya sebuah malam kecuali jika kita telah berada pada siang hari, kita juga tidak akan tahu betapa berharganya siang hari kecuali jika kita telah menjalani malam yang sunyi, akan tetapi nilai dari saling melengkapilah yang memberikan keindahan yang sempurna, ———————————- dalam kaitan ini Allah berfirman: «Dan Kami jadikan malam sebagai pakaian, dan Kami jadikan siang sebagai aktifitas» (Q.S : Annaba : 10-11), Allah berfirman : «Dia-Lah (Allah) telah menjadikan kepada-mu malam untuk menetap dan siang untuk beraktifitas yang demikian itu sebagai pertanda bagi orang yang mendengar» (Q.S : Yunus : 67). ————————- Dari sini dipahami bahwa fenomena pergantian malam dan siang merupakan dakwah kepada semua makhluk untuk beriman kepada Allah. Dan dipahami juga bahwa ayat-ayat yang diturunkan tentang pergantian malam dan siang tersebut sungguh sebuah mu’jizat, antara lain kemu’jizatan Al Qur’an ini menceritakannya beberapa fenomena alam raya yang belum dapat dicernah pada zaman turun wahyu, dan pada abad-abad jauh sebelumnya. Ini suatu bukti bahwa Al Qur’an ini bukan hasil karya manusia, akan tetapi wahyu Allah Sang Pencipta Yang tidak mendatangkan sesuatu sia-sia pada diri dan makhluk-Nya. Dan sekaligus bukti kenabian Muhammad SWA dan kebenaran risalah yang dibawanya. ——————————-

July 17, 2016 Edy Methek 1

Terjadinya SIANG dan MALAM = memBUKTIkan BUMI itu BULAT dan […]