Loading
Pantul | Islam dan Sains-Edy

ayat-ayat KAUNIYAH Allah … PLANET= KAUKAB /kawakib ………………………….. …………………11 planet dalam tata surya = kebenaran ayat-ayat Allah ……………………………………… KAUKAB {jamak KAWAKIB} adalah Benda Langit yang hanya meMANTULkan cahaya bintang/Matahari, BUKAN memiliki cahaya dari dalam dirinya= PLANET yg mengitari BINTANG/ matahari ………………….. Dalam QS.12.Yusuf ayat 4 , Allah SWT menceritakan tentang mimpi Nabi Yusuf AS yang melihat Sebelas KAUKAB dan MATAHARI serta BULAN : إِذْ قَالَ يُوسُفُ لِأَبِيهِ يَا أَبَتِ إِنِّي رَأَيْتُ أَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَأَيْتُهُمْ لِي سَاجِدِينَ “(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat SEBELAS KAUKAB {planet/benda langit memantulkan sinar/ كَوْكَبًا} dan Matahari serta Bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku”. ﴾ Ash Shaaffat:6 ﴿ Sesungguhnya Kami telah menghias langit {ٱلسَّمَآءَ} yang terdekat {DUN YA /ٱلدُّنْيَا} dengan hiasan {زِينَةٍ }, yaitu KAWAKIB {PLANET-PLANET/ ٱلْكَوَاكِبِ}, إِنَّا زَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنْيَا بِزِينَةٍ ٱلْكَوَاكِبِ ﴿الصافات:٦﴾ >>>>>>>>>>>>>……………………………

June 3, 2016 Edy Methek 4

ayat-ayat KAUNIYAH Allah … PLANET= KAUKAB /kawakib ……………………..…… …………………11 planet […]

“Perumpamaan” CAHAYA ALLAH (An Nuur:35)… ………………………………………….>>> “perumpamaan cahaya Allah” seperti CAHAYA PLANET (cahaya yang dihasilkan dari PANTULAN sinar matahari yang mengenainya) ====————————— …. tidak perlu ada PELITA/obor …. seperti KACA. tidak perlu ada pembakaran dari api …. seperti sinar zaitun ————————————— perumpamaan = pendekatan proses/gambaran sesuatu … dibandingkan yang umum/biasa orang pikirkan …. yang sering dilihat mata. —————– kata “seperti” = memudahkan logika/penggambaran dalam berpikir kalbu ————————- Allah (ٱللَّـهُ) cahaya (نُورُ) langit {ٱلسَّمٰوٰتِ} dan bumi {وَٱلْأَرْضِ}. PERUMPAMAAN {مَثَلُ} cahaya Allah (cahaya-Nya/نُورِهِۦ), seperti lubang {كَمِشْكَوٰةٍ}, di dalamnya {فِيهَا} pelita (مِصْبَاحٌ). Pelita itu (ٱلْمِصْبَاحُ) di (فِى) dalam kaca (زُجَاجَةٍ) kaca itu (ٱلزُّجَاجَةُ) seakan-akan (seperti/كَأَنَّهَا) PLANET (PLANET/KAWKABUN/كَوْكَبٌ/ bersifat “memantulkan sinar”) berkilauan {دُرِّىٌّ}, ia dinyalakan {يُوقَدُ}dari (مِن) pohon (شَجَرَةٍ) yang banyak keberkahannya (مُّبٰرَكَةٍ), pohon zaitun (زَيْتُونَةٍ) tidak {لَّا} tidak di sebelah timur (شَرْقِيَّةٍ) dan tidak {وَلَا} pula di sebelah barat (غَرْبِيَّةٍ), hampir-hampir {يَكَادُ} minyaknya {زَيْتُهَا} dia menerangi {يُضِىٓءُ}, walaupun {وَلَوْ} tidak {لَمْ} menyentuhnya {تَمْسَسْهُ} api {نَارٌ}. Cahaya {نُّورٌ} di atas {عَلَىٰ} cahaya (نُورٍ), memberi PETUNJUK {يَهْدِى}Allah {ٱللَّـهُ} kepada cahaya-Nya {لِنُورِهِۦ} siapa/orang {MAN} dia kehendaki {يَشَآءُ}, dan membuat {وَيَضْرِبُ} Allah {ٱللَّـهُ} perumpamaan {ٱلْأَمْثٰلَ} bagi manusia {manusia bumi/لِلنَّاسِ}, dan Allah {وَٱللَّـهُ} dengan segala {بِكُلِّ} sesuatu {شَىْءٍ} Maha Mengetahui {عَلِيمٌ} ﴾ An Nuur:35 ﴿ ﴾ An Nuur:35 ﴿ terjemah Depag RI Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. PERUMPAMAAN { مَثَلُ} cahaya Allah, adalah SEPERTI sebuah lubang { كَمِشْكَوٰةٍ} yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat PERUMPAMAAN { ٱلْأَمْثٰلَ} bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. ۞ ٱللَّـهُ نُورُ ٱلسَّمٰوٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ مَثَلُ نُورِهِۦ كَمِشْكَوٰةٍ فِيهَا مِصْبَاحٌ ۖ ٱلْمِصْبَاحُ فِى زُجَاجَةٍ ۖ ٱلزُّجَاجَةُ كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّىٌّ يُوقَدُ مِن شَجَرَةٍ مُّبٰرَكَةٍ زَيْتُونَةٍ لَّا شَرْقِيَّةٍ وَلَا غَرْبِيَّةٍ يَكَادُ زَيْتُهَا يُضِىٓءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌ ۚ نُّورٌ عَلَىٰ نُورٍ ۗ يَهْدِى ٱللَّـهُ لِنُورِهِۦ مَن يَشَآءُ ۚ وَيَضْرِبُ ٱللَّـهُ ٱلْأَمْثٰلَ لِلنَّاسِ ۗ وَٱللَّـهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ ﴿النور:٣٥﴾ …………………………> maka ALLAH …. membuat PERUMPAMAAN, …. gunanya MEMUDAHKAN, perumpamaan bukan ARTI yang sesungguhnya. hanya pendekatan MUDAHnya manusia MEMAHAMI. ———————— CAHAYA Allah = clue 1 seperti LOBANG كَمِشْكَوٰةٍ didalamnya فِيهَا pelita مِصْبَاحٌ clue 2 pelita itu ٱلْمِصْبَاحُ di فِى dalam KACA زُجَاجَةٍ clue 3 KACA itu ٱلزُّجَاجَةُ seakan-akan (seperti) كَأَنَّهَا BINTANG (yang memantulkan cahaya dari pelita) كَوْكَبٌ berkilauan دُرِّىٌّ clue 4 ia (bintang yang memantulkan cahaya dari pelita/kaca) dinyalakan يُوقَدُ dari مِن pohon شَجَرَةٍ banyak keberkatan (banyak keistimewaan) مُّبٰرَكَةٍ zaitun زَيْتُونَةٍ tidak لَّا sebelah timur شَرْقِيَّةٍ dan tidak وَلَا di sebelah barat ………………………>> jadi IA (cahaya itu/ perumpamaan cahaya Allah) …. seperti BINTANG tapi TIDAK ada API …. bersinar TANPA API seperti pohon ZAITUN. bintang itu bersifat KACA = memantulkan cahaya dari pelita (sumber cahaya itu). cahaya نُّورٌ diatas عَلَىٰ cahaya نُورٍ CAHAYA itu REFLEKSI /pantulan dari pelita/sumber cahaya/dari pembakaran (matahari/ bintang) …. jadi KAWAKIB (PLANET) itu Bukan Bintang/matahari. walau terlihat dari BUMI (tempat kita melihat) seperti BINTANG/star (pelita/obor/cahaya yang dihasilkan dari pembakaran unsur)

June 2, 2016 Edy Methek 1

“Perumpamaan” CAHAYA ALLAH (An Nuur:35)… ………………………………………….>>> “perumpamaan cahaya Allah” seperti […]