Loading
Taqwa | Islam dan Sains-Edy - Part 8

Mengenal Makanan Haram….. bagi orang ISLAM dan DAMPAK/efek BURUKnya ——————————— Islam memerintahkan kepada pemeluknya untuk memilih makanan yang halal serta menjauhi makanan haram. Rasulullah bersabda : …………….. “Dari Abu Hurairah ra berkata : Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya Allah baik tidak menerima kecuali hal-hal yang baik, dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada orang-orang mu’min sebagaimana yang diperintahkan kepada para rasul, Allah berfirman: “Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang shaleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”, ——————————- Dan firmanNya yang lain: “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu” Kemudian beliau mencontohkan seorang laki-laki, dia telah menempuh perjalanan jauh, rambutnya kusut serta berdebu, ia menengadahkan kedua tangannya ke langit: Yaa Rabbi ! Yaa Rabbi ! Sedangkan ia memakan makanan yang haram, dan pakaiannya yang ia pakai dari harta yang haram, dan ia meminum dari minuman yang haram, dan dibesarkan dari hal-hal yang haram, bagaimana mungkin akan diterima do’anya”. (HR Muslim no. 1015). ————————————– Dampak Buruk Makanan Haram ……………………………….. Di antara dampak buruk yang diakibatkan dari makanan yang haram adalah: …………………… Pertama: makanan haram akan merusak hati. Apa yang dikonsumsi seseorang ke dalam perutnya memiliki hubungan sangat erat dengan qalbunya; sehat dan rusaknya. Karenanya Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Di antara keduanya terdapat perkara-perkara yang syubhat (samar-samar) yang tidak diketahui oleh orang banyak.” Kemudian sesudah itu beliau bersabda, “Ketahuilah, sesungguhnya di dalam diri ini terdapat segumpal daging, jika dia baik maka baiklah seluruh tubuh ini dan jika dia buruk, maka buruklah seluruh tubuh; ketahuilah bahwa dia adalah hati.” (Muttafaq ‘Alaih) ………………. Al-Munawi berkata: “Rasulullah menyabdakan ini sesudah sabda beliau ‘perkara halal itu jelas’, sebagai peringatan bahwa makanan halal akan menyinari dan memperbaiki hati, sedangkan makanan syubuhat akan membuat hati keras.” …………………………… Maka orang-orang yang biasa mengonsumsi makanan haram hatinya akan menjadi keras dan kasar. Karena Allah mencabut rasa iba, lemah lembut, dan penyayang dari hati mereka. Sehingga mereka tidak merasa kasihan kepada orang fakir dan tidak terketuk hatinya membantu orang-orang yang kesusahan. ———————————— Kedua: Doa tidak dikabulkan. Karena makanan haram menghalangi terkabulnya doa dan diijabahi permohonan. Dalilnya, hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang menyebutkan seorang laki-laki yang telah menempuh perjalanan jauh, sehingga rambutnya kusut dan berdebu. Orang itu mengangkat tangannya ke langit seraya berdo’a: ‘Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku.’ Padahal, makanannya dari barang yang haram, minumannya dari yang haram, pakaiannya dari yang haram dan dikenyangkan dari yang haram, maka bagaimanakah Allah akan memperkenankan do’anya?” (HR. Muslim) ……………………………. DST ..dst

June 10, 2016 Edy Methek 1

Mengenal Makanan Haram….. bagi orang ISLAM dan…… DAMPAK/efek BURUKnya ——————————— […]

{Jangan} Seperti RUMAH Laba-laba ….. orang-orang yang mengambil PELINDUNG -pelindung “SELAIN Allah” … rapuh .. lemah ——- ” pertahanan rumah laba-laba akan bobol bila angin bertiup kencang, atau ada tangan-tangan manusia yang mengusik dan merusaknya .. dsb” ————————– ”Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah. Adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya RUMAH yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui.” (Q.S. Al Ankabut : 41) ———————— Ayat Al-qur’an di atas diturunkan sebagai peringatan bagi manusia bahwa hanya Allah-lah sebaik-baik pelindung. Bukan sesembahan seperti patung, dewa-dewi atau roh yang dapat melindungi. Bukan juga harta, jabatan, keluarga atau nama baik yang bisa menjamin keselamatan seseorang. Karena sesungguhnya, apapun di luar Dzat Allah, perlindungannya bersifat semu. Seperti tamsil rumah laba-laba yang diungkapkan di akhir ayat. ——————————- Jaring laba-laba sama sekali tidak lemah dan bukan tidak berguna. Lantas mengapa ayat Al Quran menyebutkan lemah? Firman Allah tidak keliru. Tafsirnya yang harus lebih disempurnakan. Perhatikan ayat diatas baik-baik. Ternyata yang disebutkan lemah adalah RUMAHnya laba-laba. Bukan jaringnya. ………….. Rumah (sarang) tempat diam dan bertelur laba-laba inilah yang sangat LEMAS, LEMAH, RAPUH, ————- Kehidupan RUMAH TANGGA laba-laba adalah kehidupan yang kacau balau,…. Jika terlihat dua laba-laba dalam satu sarang, maka salahsatunya adalah jantan. Si jantan mendekati sarang untuk hajat biologis dengan betina. Bila hajatnya tertunaikan, ia harus segera pergi menjauh dari sarang. Jika tidak, si betina menjadi buas lalu menerkam dan memangsanya. ……………… Bila laba-laba betina bertelur dan menetaskan telur-telurnya, anak laba-laba harus segera pergi meninggalkan sarang secepatnya, sebab ia juga akan diterkam dan dimangsa oleh induknya sendiri. ———————- Menggambarkan kehidupan RUMAH TANGGA yang RAPUH sama dengan kehidupan rumah tangga laba-laba. Karena itulah pertahanan rumah laba-laba akan bobol bila angin bertiup kencang, atau ada tangan-tangan manusia yang mengusik dan merusaknya. ….. Begitulah kehidupan seseorang yang dibangun tidak atas Iman dan Islam, sangat-sangat rapuh. Pertahanannya akan bobol cepat atau lambat seiring besarnya angin fitnah bertiup, dan dekatnya ia kepada manusia-manusia yang JAUH dari Allah. ——————————

June 10, 2016 Edy Methek 2

{Jangan}  Seperti RUMAH Laba-laba ….. orang-orang yang mengambil PELINDUNG -pelindung […]

*} ingin HIDUP lama/ umur panjang/ “NIKMAH dunia” …. sampai 1000 tahun (jika bisa) “untuk APA” ….. jika AKHIR-nya diSIKSA di NERAKA ??? {Al Baqarah:96}*} Allah Maha Pengasih dan maha Penyayang, … Allah maha Pengampun {Al Baqarah:218}?? ….”tetapi” Allah JUGA sangat KERAS SIKSAan-Nya (al anfaal:25). …. hanya mengandalkan AMAL BAIK yg “seberat SAYAP nyamuk” (HR Abu Hurairah) ——————————— *} Allah MAHA pengampun dan MAHA penyayang …. “HANYA” … kepada ORANG BERIMAN …. (“di Akhirat”) {Al Baqarah:218} ——————————————– ﴾ Al Baqarah:96 ﴿ Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling LOBA {=SERAKAH/ أَحْرَصَ} kepada keHIDUPan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi UMUR seribu tahun, padahal umur PANJANG itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya daripada SIKSA. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. ——————————— ﴾ Al Baqarah:218 ﴿ Sesungguhnya orang-orang yang BERIMAN, orang-orang yang berHIJRAH dan berJIHAD di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha PENGAMPUN lagi Maha PENYAYANG. ————————————— ﴾ Al Anfaal:25 ﴿ Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa ALLAH sangat KERAS SIKSAan-Nya. …………………………………………………………………………………… setelah MATI lalu ditimbang…. AMAL mereka “LEBIH RINGAN” dari sayap NYAMUK, agama mereka {= tujuan UTAMA hidup, yang DILAKUKAN setiap HARI) “hanya MAIN-MAIN dan SENDA GURAU saja” …. Bagaimana BISA masuk surga??? ….>> Jalan-jalan, makan enak, ketawa-ketiwi, ghibah, etc <<<… ----------------------------------------- BETAPA kontrasnya dg Mujahidin/ orang MUKmin di SYAM/Suriah, Yaman, Irak, Afghanistan, Rohingya, minoritas Muslim India, China, Thailand dst) ………………………………… = Allah MELUPAKAN “mereka” ----------------- >( HR.MUSLIM No:4991 ) Hadis riwayat Abu Hurairah, ia berkata:Bahwa Rasulullah bersabda: Sesungguhnya akan datang seorang lelaki besar gemuk pada hari kiamat yang berat amalnya di sisi Allah tidak seberat SAYAP seekor NYAMUK sekalipun. Bacalah oleh kalian: Maka Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi amalan mereka pada hari kiamat. ————————————- >﴾ Al A’raf:51 ﴿ <<< didunia amalan sehari-hari HANYA bermain dan KETAWA saja (yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai MAIN-MAIN DAN SENDA GURAU, dan kehidupan dunia telah menipu mereka”. Maka pada hari (kiamat) ini, Kami MELUPAKAN MEREKA sebagaimana MEREKA MELUPAKAN pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu MENGINGKARI ayat-ayat Kami ……………………………………. …………………….mereka MENGIRA akan masuka SURGA??? …………. ﴾ Al Baqarah:214 ﴿ ….<<< belum/tidak diuji dg malapetaka, kesengsaraan, sudah “MENGIRA” masuk surga??……………………… Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. ———————————- ﴾ Ali Imran:142 ﴿ …..<<< belum/tidak diUJI dengan Jihad dan SABAR, sudah “MENGIRA” masuk surga??………………….. Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar. ——————————————- ﴾ Al A’raf:40 ﴿ <<

*} ingin HIDUP lama/ umur panjang/ “NIKMAH dunia” …. sampai […]

Kebaikan dan Kejelekan Walau Sebesar “Dzarrah” akan Dibalas ——————— Setiap kebaikan yang dilakukan walau hanya sebesar dzarrah (kecil) akan dibalas, begitu pula yang beramal kejelekan walau kecil akan dibalas. Dan perlu diketahui bahwa kejadian pada hari kiamat begitu dahsyat, manusia akan terheran-heran kenapa bumi yang biasa tenang jadi bergoncang. ——————— Makna Zarrah Dalam Al-Qur’an Bukanlah Biji Sawi ————— Setelah para ilmuwan meneliti secara mendalam ke dalam atom dan mereka menemukan terdapat di dalamnya benda-benda lebih kecil dari atom yang disebut dengan elektron, dan dari elektron ini terdiri dari beberapa benda yang disebut dengan quark, dan kemudian masuk lagi ke dalam quark dan mereka berpendapat bahwa benda tersebut terdiri dari partikel-partikel yang sangat kecil yang mereka sebut super-string (dari segi mikro dan presisi). Ada sebuah ayat dalam kitab Allah merujuk pada segala sesuatu yang lebih kecil dari atom, diantaranya adalah string ini! Allah berfirman: وَمَا تَكُونُ فِي شَأْنٍ وَمَا تَتْلُو مِنْهُ مِنْ قُرْآنٍ وَلا تَعْمَلُونَ مِنْ عَمَلٍ إِلا كُنَّا عَلَيْكُمْ شُهُودًا إِذْ تُفِيضُونَ فِيهِ وَمَا يَعْزُبُ عَنْ رَبِّكَ مِنْ مِثْقَالِ ذَرَّةٍ فِي الأرْضِ وَلا فِي السَّمَاءِ وَلا أَصْغَرَ مِنْ ذَلِكَ وَلا أَكْبَرَ إِلا فِي كِتَابٍ مُبِينٍ “Kamu tidak berada dalam suatu Keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al Quran dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah di bumi ataupun di langit. tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)”. (Yunus:61) ———————————– Makna Zarrah Pada Ayat Tersebut Ialah Sesuatu Yang Paling Kecil Di dunia ini Dulu Orang Mengartikan Biji Sawi Karena ItU Yang Di Anggap Paling Kecil, Namun ada Yang Lebih Kecil Yaitu Atom dan Ternyata Ada Yang Lebih Kecil Lagi Yaitu Electron Dan ada Yang Lebih Kecil Lagi Yaitu String Dan Itulah Makna Zarrah Dalam Ayat Tersebut. —————

June 7, 2016 Edy Methek 4

Kebaikan dan Kejelekan Walau Sebesar “Dzarrah” akan Dibalas ——————— Setiap […]

1 6 7 8 9 10 11